Surabaya (beritajatim.com) – Overdosis obat, mungkin sudah jadi hal yang banyak diketahui. Namun, jika overdosis vitamin mungkin jadi hal lain yang penting diketahui. Apalagi masa pandemi seperti sekarang, kita pasti akan melakukan berbagai cara untuk tetap sehat.
Termasuk salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi vitamin. Oleh karena itu, kita juga harus tahu jika minum vitamin harus tetap sesuai dengan aturannya agar tidak sampai terjadi overdosis vitamin. Overdosis vitamin juga berbahaya bagi tubuh.
Bahaya kelebihan vitamin itu ada banyak jenisnya, sesuai dengan jenis vitamin yang dikonsumsi dengan dosis yang terlalu banyak. Misalnya saja overdosis vitamin C. Vitamin yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat karena bermanfaat untuk membantu tubuh menangkal radikal bebas.
Namun, jika kelebihan vitamin C biasanya gejala yang akan timbul adalah yaitu mual, muntah, kram perut dan diare. Dilansir dari situs Klikdokter, dosis maksimal vitamin C sebagai berikut:
2000 mg untuk dosis dewasa
1800 mg untuk usia 14 sampai 18 tahun
1200 mg untuk rentan usia 9 sampai 13 tahun.
Selanjutnya vitamin E. Vitamin ini dikenal dengan manfaatnya untuk kulit manusia. Namun, dampak yang ditimbulkan jika sampai overdosis vitamin E yaitu bisa terjadi penyembuhan luka lambat stroke hemoragik, kelelahan berlebihan, sakit kepala. Bahkan bisa juga mengakibatkan gangguan pencernaan.
Dosis maksimal vitamin E untuk harian dikutip dari situs Grid Health yaitu sebagai berikut:
1000 mg bagi dewasa
800 mg untuk usia 14 sampai 18 tahun
600 mg untuk usia 9 hingga 13 tahun
Selanjutnya ada vitamin D. Vitamin ini sempat langka ketika gelombang pertama covid melanda. Vitamin D ini berguna untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama untuk tulang. Jika overdosis vitamin D, berikut dampaknya bagi tubuh. Denyut jantung tak teratur, hilang nafsu makan, dehidrasi dan sakit kepala.
Anjuran dosis harian vitamin D dikutip dari situs Grid Health adalah sebagai berikut:
4.000 IU untuk di atas usia 9 tahun
3.000 IU bagi usia 4 sampai 8 tahun
2.500 IU untuk 1 hingga 3 tahun
Jangan sampai overdosis vitamin, karena bukannya berguna bagi tubuh justru bisa membahayakan. (dan/ian)






