Surabaya (beritajatim.com)- Salah satu kebutuhan wajib untuk ibu rumah tangga adalah minyak goreng. Apalagi jika terbiasa dengan memasak. Tentu saja, ini menjadi hal penting yang harus tersedia di dapur.
Faktanya, minyak goreng menjadi bagian dari kebutuhan pokok yang berfungsi untuk menggoreng sehingga mampu menghasilkan masakan bertekstur renyah.
Hanya saja, selain sering kelangkaan ternyata minyak goreng menjadi sesuatu yang dikeluhkan karena penggunaannya begitu boros.
Ketika minyak goreng cepat habis, tentu saja akan membuat pengeluaran meningkat. Disamping itu, harga minyak goreng dapat dikatakan cukup mahal.
Tapi, sebenarnya penggunaan minyak goreng bisa diatasi secara irit. Namun, ketika salah memilih atau memakai minyak goreng memang besar kemungkinan akan jauh lebih boros. Inilah cara yang bisa digunakan untuk menghemat penggunaan minyak goreng.
Memakai Penggorengan yang Berbentuk Datar
Ketika kita menggunakan teknik memasak bernama deep frying, tentu saja akan membutuhkan banyak minyak, tips untuk menghemat adalah menghindari penggunaan wadah penggorengan yang berbentuk terlalu cekung. Pasalnya jika wajan semakin cekung maka semakin banyak minyak yang diperlukan untuk memasak.
Jadi lebih baik menggunakan wajan datar dan tidak terlalu cekung supaya mengurangi penggunaan minyak secara berlebih. Bukan hanya itu, kita bisa memakai wajan anti-lengket sehingga tidak banyak minyak dalam mematangkan masakan.
Sebelum Simpan, Bersihkan Minyak Bekas Pakai Dahulu
Catatan penting, sebelum menyimpan minyak yang baru saja dipakai, lebih baik bersihkan dahulu. Hal ini dikarenakan besar kemungkinan ada sisa-sisa makanan yang tertinggal pada minyak goreng mungkin memicu pertumbuhan bakteri bahkan merusak kualitas minyak.
Untuk membersihkan, kita bisa menggunakan saringan halus sebagai media penyaring sisa-sisa masakan dalam minyak goreng. Kemudian, simpan minyak bekas pada wadah bersih kemudian letakkan di tempat yang sejuk.
Memakai Minyak Bukan Hanya Sekali, Tapi Berulang
Jika sudah melakukan proses penggorengan pertama, ternyata minyak goreng masih boleh digunakan. Jadi tak masalah menggunakan minyak bekas pakai karena masih layak digunakan untuk memasak.
Tapi pastikan jika menggunakan minyak goreng dengan kualitas tinggi. Sebagai contoh, minyak goreng kelapa akan lebih baik untuk dipakai berulang bahkan bisa lebih dari 6 kali penggorengan.
Hal ini karena minyak jenis ini tidak mudah menghitam dan berbau. Selain itu, minyak menyusut lebih sedikit dibandingkan minyak kelapa sawit. Itulah yang menyebabkan pemakaian minyak kelapa lebih hemat. (PRD/ian)






