Gresik (beritajatim.com) – Aksi Aiptu Suwito anggota Polantas Polsek Driyorejo, Gresik, patut diapresiasi. Dengan memakai aspal sisa, polisi ini menguruk jalan berlubang di jalur lalu lintas yang padat.
Jalur Simpang Empat Legundi, Driyorejo dikenal dikenal sebagai jalur padat. Pengendara roda dua, empat, maupun kendaraan bertonase berat memanfaatkan jalur tersebut untuk melintas.
Adanya jalan berlubang di perbatasan Sidoarjo – Gresik di Jembatan Jrebeng perbatasan Krian Sidoarjo-Legundi Driyorejo, Gresik. Menjadikan jalur tersebut selalu padat. Sehingga, kendaraan yang melewati jalan tersebut akan mengurangi kecepatan. Imbasnya, menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.
Dibantu rekannya, Aiptu Suwito mengurug jalan berlubang itu. Tujuannya, agar pengguna jalan merasa nyaman pada saat berkendara di jalan tersebut.
Kanit Lantas Polsek Driyorejo, Gresik, Iptu Teguh Purnomo menuturkan, Simpang Empat Legundi memang harus mendapatkan perhatian extra karena di jalan tersebut merupakan muara dari empat penjuru dan tidak ada jalan alternatif lainnya sehingga bisa di pastikan terjadi kemacetan pada jam-jam tertentu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
“Sebelumnya sudah kami lakukan hal yang sama pada hari Selasa tanggal 25 januari 2022 yang lalu. Namun, karena faktor cuaca dan banyaknya kendaraan yang melintas sehingga rusak lagi. kita urug ulang lubangnya agar masyarakat yang melewati merasa aman dan nyaman,” ujarnya, Selasa (15/02/2022).
Sementara itu, pengendara roda dua Yudhi Anggoro (28) mengapresiasi tindakan yang dilakukan anggota polisi tersebut. Selain tugasnya mengatur arus lalu lintas setiap hari. Polisi yang bertugas itu, juga memiliki empati sosial dengan cara mengurug jalan yang berlubang.
“Aksi polisi lalu lintas Polsek Driyorejo tersebut patut diapresiasi demi keselamatan pengguna jalan. Khususnya pengendara roda dua yang melintas,” pungkasnya. [dny/but]






