Surabaya (beritajatim.com) – Anak sulung atau anak pertama sering kali diceritakan sebagai sosok yang penuh tanggung jawab. Bertugas menjaga adik-adik, membantu ayah dan ibu, atau tugas-tugas lainnya.
Terkadang orang tua tidak sadar bahwa seharusnya, tanggung jawab tersebut diberikan kepada seluruh anak. Dan bagi kalian anak sulung, kalian mungkin juga merasakannya.
Salah satu karakter anak sulung yang sangat melekat adalah Angkasa, dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Dimana ia ditugaskan menjaga adik-adiknya, bahkan harus disalahkan ketika terjadi sesuatu pada adiknya. Hal yang sudah ditanamkan sejak kecil tersebut memengaruhi mentalnya ketika ia dewasa.
Tak hanya dalam film NKCTHI, ada beberapa film lain yang memiliki karakter anak pertama dan digambarkan persis seperti di kehidupan nyata. Penasaran? Berikut daftarnya.
1. Ali – Children of Heaven (1997)
Siapa diantara kalian yang belum pernah menangisi film fenomenal satu ini? Jika belum, maka kalian wajib untuk menontonnya.
Film yang berlatar di Iran ini sebenarnya memiliki kisah sederhana, yakni tentang kakak beradik bernama Ali dan Zahra yang hanya memiliki satu pasang sepatu untuk sekolah. Alhasil mereka harus bergantian menggunakannya.
Ali harus mengalah sepatunya digunakan Zahra ke sekolah setiap pagi, dan ia harus menunggu sampai sang adik pulang sekolah barulah ia berangkat.
Dalam film ini juga diceritakan bagaimana perjuangan Ali berlatih lomba lari untuk bisa mendapatkan hadiah sepatu. Digambarkan dengan jelas, Ali yang juga masih berstatus sebagai anak sekolah, harus mengemban tanggung jawab begitu berat karena keadaan.
2. Ahn Bo-Hyun – Hiya (2016)
Film asal Korea Selatan ini akan cocok bagi kalian para kakak yang banyak berkorban demi sang adik namun tak banyak yang tahu. Sang adik, Hoya, memiliki mimpi yang besar yakni sebagai idol K-Pop. Ia telah melakukan berbagai cara namun tidak berhasil.
Berbeda dengan sang kakak yang dianggap selalu membuat masalah, sehingga Hoya beranggapan bahwa kakaknya sama sekali tidak bertanggung jawab. Namun siapa sangka bahwa sang kakak memiliki tujuan yang lain.
3. Yoon Deok-Soo – Ode To My Father (2015)
Korea Selatan memang sepertinya memiliki banyak stock film keluarga yang mengurai air mata. Seperti Ode To My Father, yang bercerita tentang seorang lelaki tua bernaa Yoon Deok-Soo.
Ia tengah mengenang kehidupan masa kecilnya yang berubah drastis. Seorang anak lelaki bahagia yang gemar bermain, tiba-tiba dibebani tanggung jawab besar untuk menjaga keseluruhan keluarganya lantaran ayahnya pergi.
Tidak hanya menjaga ibu dan adik-adiknya, ia bahkan berubah menjadi tulang punggung keluarga dan harus mencari nafkah.
4. Euis – Keluarga Cemara (2018)
Beralih ke film Indonesia, film keluarga satu ini juga menjadi favorit banyak orang. Karena ditengah konflik yang menerpa, keluarga cemara ini tetap menunjukkan sisi keluarga yang hangat dan nyaman.
Sosok Euis, si anak sulung, sejak kecil harus merasakan bagaimana perubahan ekonomi keluarganya. Di usianya yang masih remaja membuat ia masih labil dalam menyikapi berbagai hal yang terjadi secara tiba-tiba dalam lingkungannya.
5. Dewi – Dua Garis Biru (2019)
Dalam film penuh pesan moral ini, mungkin kalian tidak terlalu memperhatikan posisi Dewi, yakni kakak dari Bima. Padahal tergambarkan dengan jelas bagaimana peran Dewi sebagai anak tunggal.
Bahkan ia rela merantau untuk bekerja demi mengangkat martabat keluarganya. Sehingga kejadian yang dilakukan oleh Bima membuatnya sangat terpukul lantaran merasa gagal menjadi seorang kakak.
Di antara film-film di atas, apakah ada karakter yang relate dengan kehidupan kalian?(mnd/ian)






