Gresik (beritajatim.com) – Arus lalu lintas di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan, Gresik macet panjang. Kemacetan semakin parah karena banyak kendaraan truk bertonase berat melintas di jalan nasional tersebut.
Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa Sampeyan menuturkan, kemacetan panjang dirasakan sejak sore hari saat banyak kendaraan melintas.
“Kemacetan ini disebabkan ada perbaikan jalan. Tepatnya, di Jalan Raya Desa Palebon, Kecamatan Duduksampeyan,” tuturnya, Kamis (10/02/2022).
Perwira pertama Polri itu menambahkan, saat menjelang akhir pekan kendaraan yang melintas semakin padat. Sehingga, banyak anggota untuk mengatur arus lalu lintas.
“Kami mengerahkan, satu peleton guna mengatur arus lalu lintas agar tidak bertambah parah,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Sementara itu, Yudhi (29) salah satu warga asal Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan menceritakan kemacetan tersebut karena semua kendaraan yang melintas memanfaatkan hanya satu jalur saja.
“Satu jalur digunakan untuk dua arus kendaraan baik itu dari arah Lamongan dan dari arah Gresik,” ujarnya.
Agar kemacetan tidak semakin parah. Sebaiknya pengguna jalan utamanya kendaraan pribadi menggunakan jalur Daendels Pantura. Baik itu dari arah Lamongan atau sebaliknya dari arah Gresik.
“Kendaraan mobil pribadi yang akan ke wilayah Lamongan Utara dan Tuban bisa lewat Jalan Daendels Pantura Gresik agar lebih lancar. Sebab, tidak ada perbaikan jalan,” tandasnya. [dny/but]






