Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang menangkap tujuh remaja yang diduga memukul truk menggunakan tongkat bambu di Jl KH Wahab Chasbullah, Tambakberas. Aksi remaja itu sebelumnya terekam video dan viral di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan membenarkan bahwa video aksi brutal sekelompok remaja yang merusak truk tersebut terjadi di Jombang, tepatnya jalan raya Tambakberas. Kejadian itu berlangsung pada Kamis malam, 3 Februari 2022.
Dari video itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Diantaranya, mempelajari video yang viral itu. Juga meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi. “Kita mendeteksi sepeda motor yang dipakai pelaku. Dari situ kami berhasil menangkap tujuh remaja. Semuanya berasal dari Jombang,” kata Teguh, Rabu (9/2/2022).
Menurut Teguh, mayoritas pelaku masih di bawah umur. Mereka adalah SY (15), YF (19), PK (17), FD (17), FS (18), VR (18) serta WA (25). Malam itu mereka melakukan konvoi. Nah, saat pulang itulah mereka berpapasan dengan truk di Jl Wahab Chasbullah. Salah satu pelaku mengayunkan tongkat bambau ke bagian kepala truk.
“Mereka ini bukan geng motor. Tapi kelompok pesilat. Tujuan aksi itu hanya untuk eksistensi kelompok mereka. Tidak ada indikasi lain,” kata Teguh ketika merilis kasus tersebut.
[berita-terkait number=”5″ tag=”viral”]
Para pelaku kini berada di Polres Jombang. Korps berseragam coklat juga masih menuggu pengemudi truk yang menjadi korban untuk melapor ke polisi. “Karena pelakunya masih anak-anak, kita proses dulu. Kita kenakan wajib lapor dulu, sembari menunggu laporan dari korban (pengemudi truk),” ujarnya.
Selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha Vixon nopol S 5143 OAG. Sepeda motor tersebut yang digunakan oleh pelaku saat konvoi anak melakukan perusakan truk.
Sebelumnya, sebuah video yang berisi ulah brutal diduga geng motor di Jombang beredar secara berantai. Video tersebut viral. Aksi tersebut terjadi Jl Wahab Chasbullah Tambakberas Jombang.
Dalam video itu terlihat iring-iringan sepeda motor yang dikendarai sejumlah anak muda. Mendekati lokasi kejadian, rombongan berpapasan dengan truk. Bukannya minggir, sepeda motor yang dikendarai secara berboncengan itu justru memepet truk, lalu salah satu dari mereka memukul truk pakai tingkat bambu. [suf]






