Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC bermain imbang 1-1 saat bentrok melawan Persela Lamongan, pada laga pekan ke-23 BRI Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (5/2/2022) malam.
Pada laga bertajuk Derby Jawa Timur tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tertinggal lebih dulu melalui aksi gelandang Laskar Joko Tingkir, Ibrahim Kosepa yang sukses membobol jala gawang Muhammad Ridho Djazuly pada menit 32′.
Memang pada laga tersebut, Madura United yang tidak diperkuat sejumlah pemain pilar akibat ‘Serangan Covid-19‘ memang tampil di bawah performa terbaik, khususnya sejak wasit meniup peluit tanda kick off. Mereka justru tampil tertekan sejak awal laga.
Namun komitmen dan soliditas antar pemain mampu merubah keadaan, tampil tertekan dengan sesekali menerapkan serangan balik mampu mereka peragakan sebelum laga interval pertama berakhir. Bahkan upaya tersebut juga mampu merepotkan barisan pertahanan Persela.
[berita-terkait number=”4″ tag=”derby-jatim”]
Memasuki menit 40′ laga berlangsung, penyerang gaek Madura United dilanggar dan dijatuhjan pemain bertahan Persela di area terlarang. Wasitpun meniup peluit dan menunjuk titik putih untuk tim yang tampil dengan kondisi mengkhawatirkan, Madura United.
Renan Da Silva tampil sebagai eksekutor tendangan 12 pas, pemain asal Brasil tersebut dengan percaya diri mempraktikkan penalti ala Panenka dan mengecoh kiper Persela, Kuswanto. Madura pun berhasil menyamakan skor 1-1 saat laga memasuki menit 41′.
Memasuki babak kedua, kedua tim langsung tampil agresif untuk kembali mencetak gol. Jual beli serangan diperagakan kedua kesebelasan untuk mencetak gol, tujuannya untuk meraih kemenangan guna naik ke posisi atas klasemen sementara.
Hanya saja, dari beragam peluang yang dihasilkan kedua tim justru gagal dikonversi gol. Laga pun berakhir dengan skor sama kuat, Madura United 1-1 Persela Lamongan. Kedua tim pun juga berhak atas tambahan 1 poin pada laga bertajuk Derby Jatim. [pin/suf]






