Pasuruan (beritajatim.com) – Sebanyak 23 kasus positif Covid-19 terjadi di wilayah Pasuruan selama Januari 2022. Meski begitu, dari semua kasus tersebut belum ditemukan indikasi adanya penyebaran Covid varian Omicron.
Berdasarkan data situs Satgas Covid Kabupaten Pasuruan tercatat ada 20 kasus aktif positif Covid-19 hingga Senin (31/01/2022). Sebanyak 5 pasien sedang dirawat di rumah sakit dan 15 orang lainnya dikarantina di gedung isolasi. Sementara itu, di wilayah Kota Pasuruan lebih sedikit, hanya ada penambahan 3 kasus positif baru.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19-pasuruan”]
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pasuruan Dr Shierly Marlena mengungkapkan, pasien positif Covid di Kota Pasuruan tertular Covid varian Delta. Saat ini terdapat satu pasien yang dirawat di rumah sakit dan dua sisanya dikarantina.
“Ada tambahan pasien positif Covid 19. Tambahan ini bukan Omicron, satu pasien dirawat di rumah sakit, dua pasien di rumah karantina,” ujar Shierly saat dikonfirmasi Senin (31/1/2022).
Berdasarkan hasil tracing, dua dari tiga pasien positif Covid di Kota Pasuruan tertular saat sedang bepergian ke luar kota. “Penularannya setelah mengikuti pertemuan di Kota Bandung. Dua orang yang balik positif semua,” ujarnya.
Selama pandemi, sebanyak 8.548 kasus positif terjadi di Kabupaten Pasuruan, 7.883 orang di antaranya sembuh, sementara 645 lainnya meninggal dunia. Sedangkan di Kota Pasuruan sendiri tercatat ada 3.947 kasus. Dengan 3.688 pasien yang sembuh dan 256 orang meninggal dunia. [ada/suf]






