Surabaya (beritajatim.com) – Jangan hanya berani berbicara di belakang panggung, apalagi membicarakan orang di belakang. Kemampuan berbicara itu penting, apalagi kemampuan berbicara di depan umum bisa menjadi privilege tersendiri bagi seseorang.
Kemampuan public speaking bukan suatu hal yang instan, tidak tiba-tiba langsung bisa. Harus dilatih pelan-pelan agar maksimal saat tampil di depan audiens hingga pada akhirnya jadi terbiasa.
Menurut Survey The People’s Almanac Book of List terhadap 3000 orang di Amerika: Public speaking ada di posisi pertama sebagai hal yang paling ditakuti oleh 630 orang (21%). Mengalahkan ketinggian, serangga, hama, bangkrut, bahkan kematian.
Hal ini karena biasanya seseorang punya ekspektasi ketakutan sebelum melakukan public speaking. Tidak jarang orang yang merasa sangat gugup saat harus melakukan berbicara di depan umum. Beberapa hal berikut ini akan membantu Anda untuk mengatasi masalah public speaking.
Perhatikan Penampilan dan Bahasa Tubuh
Publik akan lebih senang menaruh perhatian pada seseorang yang penampilannya rapi. Selain itu, komunikasi verbal akan lebih terlihat dengan penggunaan bahasa tubuh yang baik. Jadi, ekspresi muka, cara berdiri dan bergerak tidak boleh disepelekan.
Berpikir Positif dan Percaya Diri Saja
Terkadang, jika hendak berbicara di depan umum banyak pikiran atau ekspektasi yang negatif. Hal seperti ini justru membuat Anda akan semakin gugup. Kekuatan pikiran itu berpengaruh pada alam sadar, jadi Anda harus tetap positif. Jangan lupa untuk yakinkan diri dengan bentuk percaya diri sehingga saat tampil di depan akan lebih maksimal.
Lakukan Interaksi dengan Penonton
Lakukan bercandaan, pertanyaan, atau sekedar tanya kabar bagi para audiens yang ada dihadapan Anda. Kalau ada interaksi yang menarik, pasti membuat audiens semakin kenal dengan Anda. Namun, jangan sampai berlebihan juga, pastikan mereka bisa tetap nyaman
Dibikin Simple Aja!
Apapun yang dibikin simpel, pasti bakal
gampang buat di tangkap dan dimengerti. Tidak jauh beda dengan public speaking, tak perlu bertele-tele, yang penting pesannya sampai dan tidak membosankan.
Latihan, Latihan, Latihan!
Coba deh latihan berbicara di depan cermin terus direkam menggunakan HP. Sehingga jadi tahu kurangnya dimana, dan apa yang harus diperbaiki lagi.
Hal terakhir yang tidak boleh Anda lewatkan adalah mengetahui audiens yang akan dihadapi. Anda perlu paham karakter-karakter mereka, sehingga Anda tidak salah dengan apa yang akan disampaikan. Jika beberapa hal itu sudah Anda lakukan, maka tidak perlu lagi takut berbicara di depan umum. (dan/ian)






