Surabaya (beritajatim.com) – Di tempat kerja, kita akan berjumpa dengan berbagai karakter manusia. Tidak selalu semua orang di lingkungan kerja bisa berjalan mulus. Ada juga lingkungan kerja yang tidak sehat alias toxic.
Lingkungan kerja yang toxic biasanya ditandai dengan beberapa hal berikut ini. Pertama, rekan kerja yang tidak satu pemikiran. Rekan kerja merupakan salah satu elemen penting di kantor.
Karena setiap harinya, Anda akan berinteraksi dengan mereka untuk menjalankan pekerjaan kita. Namun, teman kerja yang tidak satu pemikiran akan mengganggu semangat untuk bekerja.
Kedua, tidak ada ‘Work Life Balance’. Istilah ‘work life balance’ idealnya harus ada di semua kantor. Karena sebagai manusia, Anda tetap punya kehidupan yang harus diperhatikan. Kalau tidak ada keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan, tentu dampaknya akan negatif.
Ketiga, sifat atasan atau senior yang gemar meremehkan. Tidak jarang ada atasan yang suka meremehkan. Bukan hanya atasan, kadang ada juga karyawan senior yang menganggap junior sebagai sasaran empuk. Hal paling umum, yaitu dengan melimpahkan banyak pekerjaan ke junior sampai dibuat kewalahan.
Keempat, persaingan tidak sehat. Persaingan tentu adalah hal lumrah. Tapi, yang tidak sah adalah persaingan yang kurang sehat. Sikut kanan kiri, saling menjatuhkan, saling serang satu sama lain antar kolega.
Untuk menghadapi lingkungan kerja yang toxic, coba praktekkan hal berikut. Pertama, selesaikan yang jadi bagianmu. Lingkungan kerja yang toxic bisa membuat Anda tidak produktif.
Rasa frustasi tentu bikin Anda jadi gak fokus bekerja. Tapi, tetap perlu diingat, selesaikan kewajiban sebaik mungkin. Tidak perlu pusing dengan bagian rekan yang lain.
Kedua, bangun batasan dan jangan takut berkata tidak. Dalam menghadapi lingkungan toxic, Anda harus wajib berani untuk bangun batasan. Harus ada batasan yang jelas antara hidup bekerja dan hidup pribadi.
Keempat, fokus pada diri sendiri. Drama di kantor itu lumrah terjadi. Tapi, jangan sampai Anda terseret. Ingat kembali tujuan bekerja adalah untuk kehidupan sendiri.
Kelima, bangun relasi yang positif. Di kantor yang besar, tentu tidak semua orang toxic. Pasti ada orang yang bisa diandalkan dan enak untuk diajak berteman. Bangun relasi yang baik dengan orang-orang tersebut. Sebab bisa jadi sumber semangat untuk bertahan.
Itulah beberapa hal seputar lingkungan kerja yang toxic. Intinya jangan sampai Anda terjebak di dalamnya. (dan/ian)






