Surabaya (beritajatim.com) – Banyak beredar informasi perihal larangan ketika menstruasi. Seperti larangan minum minuman dingin hingga keramas yang dianggap dapat berdampak buruk bagi kesehatan seseorang.
Namun, tak sedikit orang yang masih mempertanyakan kebenaran hal tersebut. Adapun fakta terkait lima hal yang dilarang ketika perempuan menstruasi, di antaranya;
Konsumsi es sebabkan kanker?
Banyak orang beranggapan bahwa mengonsumsi es atau minuman dingin dapat membuat darah haid jadi membeku. Kemudian hal tersebut dianggap dapat berisiko terjadinya kanker rahim. Padahal hal ini merupakan mitos semata.
Secara medis dijelaskan bahwa mengonsumsi air, terlepas dingin atau pun hangat, tentu akan melalui proses melewati lambung di mana suhu makanan dan minuman akan disesuaikan dengan suhu tubuh.
Selain itu proses panjang menuju usus, disaring pada ginjal, hingga kemudian dibuang melalui saluran pencernaan tentu mustahil membuat darah haid yang terdapat pada rahim jadi membeku.
Keramas membuat haid terhenti?
Sebagian masyarakat beranggapan bahwa keramas ketika haid merupakan hal terlarang. Hal ini dipercaya dapat menghentikan haid sebelum waktunya. Sama dengan konsumsi air es, hal ini juga merupakan mitos semata.
Nyatanya keramas bertujuan untuk membersihkan kulit kepala dan rambut dari kotoran. Sedangkan menstruasi merupakan proses luruhnya dinding rahim yang tidak dibuahi. Maka sebenarnya hal ini tidak saling berkaitan.
Minuman soda membuat nyeri haid?
Pada dasarnya minuman soda yang dikonsumsi secara berlebih memang tidak baik bagi kesehatan. Namun, belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa minuman bersoda dapat membuat nyeri kala haid.
Tak ayal para perempuan yang sedang menstruasi diperbolehkan mengonsumsi minuman dingin atau bersoda dalam jumlah yang wajar.
Berhubungan Intim tidak bisa hamil?
Tak sedikit orang yang percaya bahwa berhubungan seks ketika sedang haid tidak akan membuat si wanita hamil. Bahkan ketika sperma dikeluarkan di dalam rahim. Faktanya, kemungkinan untuk terjadi kehamilan cukup besar.
Hal ini bisa terjadi karena serviks terbuka lebar ketika sedang haid. Tak ayal jika sperma kemudian dengan mudah masuk ke dalam rahim dan bertahan hingga 5-7 hari hingga masuk masa subur.
Nyeri haid tanda penyakit berbahaya?
Mungkin sebagian wanita akan merasakan nyeri atau sakit perut ketika sedang haid. Tak sedikit orang yang beranggapan bahwa hal tersebut merupakan tanda bahwa adanya penyakit berbahaya yang sedang dialami.
Padahal rasa nyeri dan sakit tersebut sebenarnya wajar dialami kala menstruasi karena dinding rahim mengalami kontraksi. Hanya saja jika terasa sangat sakit hingga tidak bisa beraktivitas atau bahkan sampai pingsan, itu yang harus diwaspadai. (fyi/ian)






