Surabaya (beritajatim.com) – Derby tidak pernah berjalan mudah. Begitu juga dengan derby dua tim terbaik di La Liga, Real Madrid dan Barcelona di El Clasico. Sebelum laga dimulai, banyak fans bola yang memprediksi bahwa Real Madrid akan menang dengan mudah.
hal ini berdasar pada performa kedua tim yang belakangan memang berbanding terbalik. Jika Baarcelona sedang kesulitan untuk bisa mendapatkan hasil positif di setiap laga. Real Madrid lebih konsisten dan sedang dalam performa terbaik.
Namun, sekali lagi, El Clasico menyuguhkan cerita yang berbeda. Dua kali tertinggal dari Real Madrid, dua kali pula Barcelona mampu melakukan comeback untuk menyamakan kedudukan. Hasil yang memaksa laga di semi final Supercopa De Espana berjalan hingga babak extra time.
Pertandingan diawali dengan tempo tinggi. Kedua tim bermain terbuka, Madrid sedikit lebih dominan pada 10 menit pertama. Hingga menit ke-15 kedua tim telah bergantian menembus pertahanan satu sama lain. Vinicius mendapatkan peluang matang, tapi tendangannya masih mudah dihalau Ter Stegen.
Menit ke-25, gol yang Madrid akhirnya tercipta. Benzema mencuri bola pada lini tengah dan mengirim umpan daerah untuk Vinicius yang berlari di sisi kiri dan menembak keras.
Usai gol tersebut, Barca bermain lebih terbuka. Pada menit ke-41, serangan Barca berbuah gol. Dembele menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan ke kotak penalti. Militao berdiri bebas dan mencoba membuang bola, tapi justru terbentur kaki Luuk de Jong yang berbalik ke arah gawang.
Tak ada gol lagi tercipta hingga jeda turun minum. Pada babak kedua Barcelona memulai dengan ritme yang jauh lebih baik. Madrid terkurung di 10 menit pertama. Pemain-pemain Barca melakukan garis pertahanan tekanan tinggi.
Benzema mendapatkan peluang di menit ke-68. Striker veteran itu mendapat bola di kotak penalti, mengecoh beberapa pemain dan menembak, sayang tendangannya masih membentur tiang.
Saat ke-72, Madrid akhirnya mencetak gol kedua. Diawali serangan di sisi kiri, sepakan pertama Benzema di blok lawan. Bola jatuh di kaki Carvajal di sisi kanan yang mengirim umpan silang, bola di blok Ter Stegen, jatuh ke kaki Benzema.
Menit ke-83, Barcelona menyamakan kedudukan. Lewat kiriman bola silang Jordi Alba dari sisi kiri dituntaskan sundulan Ansu Fati yang lolos dari penjagaan Militao. Laga pun berlangsung ke extra time.
Menit ke-97, serangan balik Madrid mengejutkan Barcelona. Rodrygo lolos di sisi kanan dan mengirim umpan tarik yang dituntaskan Valverde. Barcelona berusaha mengejar gol kembali. Pedri mendapatkan peluang emas di menit ke-110, tapi tendangannya masih bisa dihentikan Courtois.
Barca yang mencoba, tidak mampu membuat gol balasan ketiga. Hingga wasit meniup peluit panjang skor 3-2 bagi kemenangan Real Madrid tetap bertahan. [dan/tur]






