Surabaya (beritajatim.com) – Leicester menjamu Watford di putaran ketiga Piala FA malam ini (8/1) dengan kondisi yang masih pincang. Banyaknya pemin yang positif Covid dan cedera membuat Leicester harus melakukan rotasi di beberapa posisi.
Setidaknya ada tiga rotasi yang harus mereka lakuakn di posisi bertahan. Hamza Choudhury yang posisi aslinya adalah gelandang bertahan harus bermutasi menjadi bek tengah. Begitu juga dengan Albrighton yang mengisi posisi bek kanan.
Di bek kiri, pemain muda Daley-Cambell diturunkan sebagai starter. Hanya Vestegaard yang merupakan pemain bertahan murni. Posisi kiper pun juga dirotasi oleh Breandan Rogers. Ward menjadi piihan utama menggantikan Schemichel.
Di lini tengah, ada Lewis Brunt yang berduet dengan Tielmans. Sedangkan di lini serang Lookman diplot sebagai flas nine didukung oleh Ayoze Perez, Maddison, dan Barnes.
Hal serupa dialami oleh Watford. Tim yang kini ditukangi pelatih yang membawa Leicester juara Premier League, Claudio Ranieri ini juga melakukan banyak rotasi.
Di lini belakang, posisi kiper diisi oleh Bachman. Cathcart, Sieralta, Moris, dan Ngakia. Sedeangkan di lini tengah ada Cleverley, dan Sissoko. Ozan Tufan, Joao Pedro, dan Fletcher mendukung striker muda mereka Hernandez.
Lebih mendominasi pertandingan, Leicester lebih dahulu memimpin di menit ke-9 melalui titik putih. Hadiah pinalti ii mereka dapatkan setelah pemain bertahan Watford Sieralta menarik kaus pemian Leicester. Tielmans yangdiberikan tugas untuk mengeksekusi pinlati berhasil membawa Leicester unggul.
Terus menerus menyerang, Leicester baru bisa menggandakan keunggulan di menit ke-25. Lookman yang mendapatkan bola umpan dari lini tengah melakukan putaran badan kemudian mengirimkan umpan terobosan ke arah gawang.
Maddison yang berada di belakang lalu melakukan lari untuk menyusul bola. Ia kemudian melakukan cip untuk membawa Leicester unggul 2-0. Watford yang tidak kalah dalampenguasaan bola dengan 50 persen, juga terus mencoba mencetak gol.
Dua menit setelah gol Maddison, Watford pun berhasil memperkecil ketertinggalan. Kali ini, Joao Pedro yang unjuk gigi. Melalui serangan dari sisi kiri pertahanan Leichester yang dikawal pemain muda Daley-Campbell, Watford mampu mendapatkan gol.
Mendapatkan umpan dari Fletcher, Pedro melesakkan tendangan keras. Ward yang menjaga gawang Leicester pun tak mampu menahan tendangan tersebut. Watfrod memperkecil ketertinggalan -21 di mneit ke-25. [tur]






