Surabaya (beritajatim.com) – Penis yang sehat tidak hanya dapat dilihat dari seberapa baik performa pria ketika di tempat tidur. Namun, juga dari seberapa baik fungsinya sehari-hari.
Meskipun begitu tak sedikit orang masih bingung dan belum yakin perihal ciri alat vital pria yang sehat. Berikut beberapa ciri serta karakteristik penis yang sehat, di antaranya;
Ukuran
Penis yang sehat umumnya dilihat dari ukurannya. Meskipun penis dan buah zakar setiap orang memiliki ukuran yang berbeda, namun rata-rata di Indonesia penis pria dewasa berukuran 12 hingga 19 cm ketika ereksi.
Sedangkan saat relaksasi alat vital pria ini berkisar 5 sampai 10 cm. Mungkin sebagian orang akan mengalami penambahan centimeter yang signifikan ketika ereksi, dan sebagian orang lain hanya mengalami penambahan panjang satu sampai dua centimeter.
Warna
Umumnya penis yang sehat memiliki warna yang sama dengan sama dengan warna kulit tubuhnya. Namun, tidak menutup kemungkinan penis seorang pria memiliki warna satu hingga dua tingkat lebih gelap, lebih coklat, kemerahan, atau bahkan lebih cerah dari warna bagian tubuh lainnya.
Tak jarang pula terdapat bintik-bintik hitam pada penis sebagian pria. Mungkin hal ini dianggap normal bagi sebagian orang. Namun perlu konsultasikan dengan dokter jika timbul bercak atau noda yang baru muncul hingga tidak bisa hilang.
Bentuk
Beberapa penis dapat menggantung ke satu sisi ataupun sisi lainnya. Sebagian di antaranya bahkan memiliki lekukan terlebih ketika sedang ereksi. Namun kondisi seperti ini merupakan hal yang umum dan normal dialami oleh alat vital pria. Maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan, terlebih jika lekukan tersebut sudah ada sejak masih bayi.
Jika penis tiba-tiba saja bengkok karena adanya penumpukan plak jinak dan nyeri ketika sedang berhubungan seks, maka perlu segera menghubungi dokter untuk konsultasi dan dilakukan pemeriksaan lebih detail.
Ejakulasi
Ketika seorang pria mendapatkan rangsangan, ia akan mulai ereksi dan mengeluarkan air mani. Biasanya jumlah air mani dalam satu kali ejakulasi kurang dari satu sendok teh. Meskipun sebenarnya setiap pria berbeda-beda.
Cairan ejakulasi umumnya berwarna putih susu, namun tidak jarang juga ada yang sedikit kekuningan. Ketika tidak bisa ejakulasi, ejakulasi terasa sakit, atau bahkan mengeluarkan bercak darah maka hal ini perlu diwaspadai.
Kulit kulup
Sebagian orang mungkin dikhitan dan sebagian orang lainnya tidak. Sehingga ada beberapa orang yang masih memiliki kulit kulup. Kulit kulup yang merupakan kulit penutup kepala penis pada pria yang tidak dikhitan.
Hal ini juga masih dianggap normal untuk masyarakat Indonesia. Namun, dalam sebuah penelitian, penis yang telah dikhitan akan lebih sedikit mengandung bakteri dan dapat meminimalisir risiko HIV. [fyi/tur]






