Lamongan (beritajatim.com) – Covid-19 varian B.1.1.529 atau Omicron terdeteksi di Jawa Timur. Salah satu warga Surabaya telah terpapar usai berwisata ke Bali pada beberapa hari yang lalu.
Oleh sebab itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan terus melakukan 3 T (testing, tracing, dan treatment) secara ketat demi mengantisipasi agar Omicron tak masuk dan menyebar ke Lamongan.
“Kita tetap melakukan 3 T di seluruh PKM, seperti tahun sebelumnya. Kita juga terus melakukan percepatan vaksinasi bagi dewasa dan anak, melakukan siaran keliling dengan mobil sehat, mengaktifkan satgas kecamatan dan desa untuk memantau pekerja dari luar, serta menyiapkan RS rujukan,” ujar Kepala Dinkes Lamongan, dr Taufik Hidayat, kepada wartawan, Senin (3/12/2021).
Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas dan mengimbau bagi yang belum divaksin untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19, karena Omicron memiliki tingkat penyebaran yang cepat dibanding dengan jenis Covid-19 lainnya.
“Tetap waspada, tetap prokes, dan jauhi kerumunan, tapi tidak boleh panik. Bagi warga Lamongan yang belum mendapatkan vaksin dua kali atau yang belum sama sekali divaksin agar segera mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan untuk vaksin,” imbuhnya.

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai sebaran kasus Covid-19 di Lamongan, Taufik menjawab, bahwa saat ini ada 2 pasien yang terkonfimasi.
“Iya, ada 2 yang terkonfimasi aktif, 1 orang dari Desa Sumberagung Sukodadi yang isolasi mandiri di rumah. Dan satunya lagi dari Desa Gempolpendowo Glagah yang isolasi di RS,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”varian-omicron”]
Sehingga, menurut Taufik, berdasarkan peta zonasi Covid-19 yang diupdate per tanggal 2 Januari 2022, dari 27 kecamatan se-Lamongan saat ini hanya ada 2 kecamatan yang berstatus zona kuning, sedangkan 25 kecamatan lainnya berstatus zona hijau.
“Untuk 2 pasien yang terkonfirmasi aktif tersebut. Insya Allah dapat dipastikan negatif dari Covid-19 varian Omicron,” tandasnya.
Sebagai informasi, dari total sasaran vaksinasi di Kabupaten Lamongan yang berjumlah 1.063.543 orang, terdapat 816.439 orang atau 76,77 persen yang sudah menjalani vaksin dosis pertama, dan ada 636.107 atau 59,81 persen yang telah menuntaskan dosis kedua.[riq/ted]






