Ponorogo (beritajatim.com) – Obor Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) 2022 telah sampai di bumi reyog. Obor yang sumber apinya berasal dari api abadi Mrapen itu diterima oleh Bupati Sugiri Sancoko di depan halaman Pendopo Agung Pemkab Ponorogo. Gelaran obor Pesonas ini sudah dilaunching di Manahan Solo pada tanggal 9 Desember 2021 lalu.
“Obor Pesonas tadi dari Jombang terus menuju Ponorogo ini. Disini selama tiga hari,” kata Ketua Pelaksana Pesonas 2022, Ony Suharsono, Selasa (28/12/2021).
Rencananya, Pesonas ini akan dilaksanakan pada tanggal 9-11 Juli 2022 di Semarang Provinsi Jawa Tengah. Sedikitnya, akan ada 11 cabang yang akan dilombakan. Kegiatan ini merupakan mengenalkan kompetisi olahraga dan non olahraga. Selain itu juga ada gelaran seni budaya, kongres pemuda dan acara lainnya. Setelah dari Ponorogo, pawai obor Pesonas ini akan diarak ke Mojokerto hingga akhir tahun. Setelah itu sekitar tanggal 4 Januari diarak lagi ke Provinsi Jawa Tengan. Kemudian berturut-turut ke Provinsi Jawa Barat dan Jakarta. Nantinya ada 2.500 anak yang akan berpartisipasi dalam even Pesonas tersebut.
“Tujuannya menghadirkan keberadaan adik-adik yang kurang perhatian. Dengan even ini anak-anak bertalenta khusus, bukan menyebut anak disabilitas. Tetapi anak bertalenta khusus,” katanya.
Dengan kegiatan ini pula, Ony berharap anak bertalenta khusus ini dapat mengembangkan ruang pada dirinya. Bisa talenta bermain musik, menyanyi atau kemampuan lain yang bakal digali di setiap daerah. Sehingga akan menumbuhkan prestasi dari perkembangan mereka,” katanya.
Selain itu, Ony juga berharap bahwa anak-anak ini pintar dalam membuat kerajinan. Salah satunya dengan membuat barang-barang kerajinan seperti tas. Dengan begitu, nantinya bakal membuat peluang usaha bagi anak bertalenta khusus tersebut.
“Mereka tidak butuh dikasihani, tetapi diberi ruang untuk berekspresi. Empati dan dampingilah mereka dalam membuat sesuatu. Kelak mereka akan mandiri,” pungkasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
Sementara itu, Bupati Sugiri Sancoko mengungkapkan sebagai orang normal, dirinya ingin bersanding dengan anak-anak bertalenta khusus tersebut. Dirinya menyebut selama ini pihaknya sudah akrab dengan anak-anak bertalenta khusus itu. Seperti mendampingi anak-anak bertalenta khusus di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong untuk membuat batik ciprat.
“Batik ciprat di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong ini juga dibuat oleh anak-anak bertalenta khusus,” ungkap Kang Giri sapaan akrab Sugiri Sancoko.
Bupati Sugiri meminta semua pihak untuk terus mendukung talenta dari anak-anak ini. Adanya Pesonas, selain untuk mengambil siapa yang juara, juga untuk membawa spirit dan rasa empati.
“Obor api abadi ini akan diiring ke nasional. Selamat untuk Pesonas, semoga lancar dan sukses. Kita pikirkan bersama karena insan bertalenta khusus ini tanggungjawab bersama,” pungkasnya. [end/but]






