Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik demi kepentingan tim, khususnya dalam mengarungi ketatnya jadwal kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, BRI Liga 1 Musim 2021.
Hal tersebut disampaikan menyusul rencana manajemen untuk melakukan berbagai perubahan dalam komposisi pemain, termasuk pasca ditinggal tiga pemain berbeda. Masing-masing Alfin Tuasalamony, Samuel Christianson, serta Sansan Fauzi.
Dari ketiga pemain tersebut, dua di antaranya dikabarkan bergabung dengan RANS Cilegon FC, satu lainnya dikabarkan merapat ke Persija Jakarta. Sementara dalam rentang waktu tersebut, pihak manajemen hanya mendatangkan sosok Greg Nwokolo di sektor depan.
“Perlu dipahami bersama bahwa kami tidak lengah, bukan pula telat untuk menggaet pemain. Sebab kami sudah melakukan diskusi dan evaluasi, sengaja kami tahan dengan beberapa alasan tertentu saja,” kata Direktur Utama (Dirut) PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim, dikutip dari website resmi Madura United FC, Minggu (26/12/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”madura-united”]
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab untuk mengumumkan pemain baru masih menunggu momentum tepat seperti yang dialami tim-tim lain. “Jadi bukan hanya Madura, klub lain juga mengalami kondisi serupa. Tapi percayalah bahwa kami akan berikan yang terbaik bagi tim,” tegasnya.
Seperti diketahui, saat ini tim berjuluk Laskar Sape Kerrab hanya mendatangkan sosok Greg Nwokolo yang sempat vakum dari dunia sepakbola dan memilih fokus pada keluarg di tengah pandemi global, Coronavirus Disease 2019.
Memang selama fokus pada keluarga, Papa Greg sempat mendapat tawaran dari beberapa klub lain untuk menganulir keputusan dirinya istirahat sementara waktu. Hanya saja dirinya tetap komitmen fokus pada keluarga dan akhirnya kembali bersama tim yang dibelanya sejak 2017 silam. [pin/ted]






