Surabaya (beritajatim.com) – Lebih dari 50 persen masyarakat pasti pernah berhutang dengan cara meminjam sejumlah uang ataupun bentuk lainnya. Alasan seseorang melakukan hal tersebutpun cukup beragam, mulai dari menutupi kebutuhan sehari-hari hingga untuk mengembangkan usaha.
Pihak yang dipinjami pun bisa dari mana saja, entah kerabat ataupun jasa pinjaman lain. Orang yang berhutang tentu harus membayarnya sesuai kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.
Namun, meski begitu biasanya ada saja kendala dari orang yang meminjam uang untuk mengembalikannya. Tak ayal jika hal ini membuat seseorang jadi mudah stres dan depresi karena tak kunjung bisa melunasi.
Padahal pada dasarnya seseorang bisa terlepas dari hutang atau pinjaman dengan menerapkan cara berikut ini.
Pertama, niat berhenti
Hal paling utama yang harus dilakukan tentu dengan meniatkan diri untuk berhenti berhutang. Hal ini bisa dilakukan dengan cara tidak membuat hutang baru.
Karena kebanyakan orang kerap berhutang untuk menutupi hutang sebelumnya. Hal inilah yang membuat hutang tidak kunjung lunas.
Bahkan tak jarang tanpa disadari tiba-tiba pinjaman itu sudah menumpuk.
Kedua, temui pemberi hutang
Jika menjelang jatuh tempo pembayaran, namun kondisi sedang terkendala dan tidak memungkinkan, maka lebih baik temui dan jelaskan penyebab tidak bisa membayar sesuai kesepakatan. Tidak lupa meminta izin untuk diberikan keringanan, salah satunya dengan cara diangsur atau memperpanjang jangka waktunya.
Ketiga, alokasikan penghasilan
Alokasikan sejumlah penghasilan yang secara khusus digunakan untuk membayar hutang. Hal ini bisa dimulai dengan menyisihkan 20 hingga 30 persen penghasilan di setiap bulannya.
Jika hal ini dilakukan secara rutin tentu hutang akan segera lunas. Namun, jika jumlah angsuran yang harus dibayar cukup tinggi, maka presentasenya pun bisa disesuaikan. Asal masih bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Keempat, hidup lebih sederhana
Agar permasalahan hutang dapat segera terselesaikan, maka mulai hidup dengan lebih sederhana, fokuskan tujuan untuk melunasi hutang. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menahan segala keinginan yang sebenarnya bisa untuk ditunda atau bahkan dihindari atau sekadar memenuhi kebutuhan pokok saja.
Kelima, menambah pemasukan
Jika penghasilan dirasa tidak mencukupi untuk membayar hutang, maka cara lainnya tentu dengan menambah pemasukkan. Menambah pemasukkan bisa dengan cara membuka usaha baru yang sifatnya lebih fleksibel, mungkin salah satunya dengan berkerja freelance atau berjualan secara online. [fyi/tur]






