Surabaya (beritajatim.com) Beberapa orang mungkin sudah pernah mendengar istilah self esteem yang biasa disebut dengan penghargaan diri. Tak disadari sebenarnya ini akan lebih banyak berfokus pada cara kita menilai diri sehingga bisa menerima dan mencintai diri sendiri.
Maka dari itu, istilah ini akan lebih banyak membahas mengenai penilaian diri. Bukan hanya itu, self esteem merupakan bagian dari karakteristik seseorang sehingga ini menjadi penting untuk pengembangan diri apalagi jika dia terlebih bila memiliki self esteem yang sehat.
Namun, tentu saja untuk saat ini sangat disayangkan karena tidak semua orang menyadari tentang pentingnya menilai diri sendiri melalui hal-hal yang positif. Bahkan tidak sedikit orang memiliki penghargaan rendah pada dirinya sendiri, biasanya dikenal dengan low self esteem. Walaupun pada awalnya, ini dianggap sebagai low self esteem, tapi seseorang bisa mengubah menjadi penghargaan diri lebih sehat.
Pengertian self esteem ketika dipahami dari segi psikologi merupakan bentuk dari istilah penghargaan diri yang digambarkan dengan penilaian mengenai dirinya sendiri. Biasanya, penghargaan diri ini meliputi cara seseorang mengapresiasi, menghargai, menyukai, dan mempercayai diri sendiri sehingga dapat terlihat melalui sikap atau perilaku, penampilan, dan emosi. Self esteem dianggap sebagai ciri kepribadian yang cenderung stabil sehingga bertahan lama.
Self esteem memiliki peranan yang penting dalam kehidupan setiap individu. Jika seseorang menilai dirinya rendah (low self-esteem), mereka akan merasa tidak mampu untuk melakukan sesuatu yang berperan penting untuk pengembangan diri. Bahkan low self esteem bisa mengarah pada rasa tidak aman dan tidak memiliki motivasi. Maka dari itu sangat penting untuk memiliki penghargaan diri yang sehat untuk menghindari hal seperti ini.
Kita perlu mengerti jika tidak ada yang lebih penting dari bagaimana cara kita berpikir dan menghargai diri sendiri. Tanpa disadari, kebiasaan sederhana ini mampu membuat kita lebih termotivasi sehingga lebih mencintai diri sendiri. Tentu saja, ini menjadi bagian penting dari self esteem.
Apalagi ketika hal ini didukung banyak teori tentang dinamika penghargaan diri sebagai contoh teori kepribadian dari Abraham Maslow, psikolog asal Amerika Serikat yang melahirkan teori kepribadian menjelaskan jika penghargaan diri atau self-esteem menjadi salah satu hal mendasari motivasi seseorang tumbuh sebagai pribadi sehingga mampu mengaktualisasi diri.[prd/esd]






