Sidoarjo (beritajatim.com) – Pernyataan tidak ada 3 tahanan kabur di Mapolsek Balongbendo dari Mapolresta Sidoarjo melalui Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja, berbanding terbalik dari keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Salah satu saksi yang ditemui sejumlah jurnalis membenarkan jika ketiga tahanan kabur dengan melubangi tembok penjara Mapolsek Balongbendo pada Minggu (28/11/2021) malam itu.
Tak hanya itu, saksi pun mengetahui jika penangkapan tahanan kabur dilakukan di kawasan Banyuwangi beberapa jam setelah petugas melakukan pengejaran.
“Yang kabur, sudah ditangkap lagi, di kawasan Banyuwangi. Rencana kabur tahanan itu memang direncanakan lama, bahkan mereka sempat mengajak tahanan lain untuk kabur dari tahanan Polsek Balongbendo, tetapi mereka (tahanan lain red,) tidak mau,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanyaRabu (1/12/2021).
Sumber itu menambahkan pasca penangkapan, ketiga tahanan yang diduga kabur itu belum berada di tahanan Mapolsek Balongbendo.
“Kalau tahanan lain yang tidak kabur, masih ada diruang tahanan Mapolsek Balongbendo. Yang tiga (kabur red,) itu tidak ada, mungkin dipindahkan ke Polresta Sidoarjo,” ungkapnya.
Ditanya apa benar yang kabur, DDA (29) warga Dusun Sumotuwo 23 / 03 Desa Sumokembangsri Kec. Balongbendo, yang terjerat perkara narkotika, AW (33) warga Dusun Penambangan 18 / 04 Desa Penambangan Kec. Balongbendo, yang terjerat perkara pencurian kawat. Dan yang ketiga adalah LNN (20) warga Desa Manufui Kec. Biboki Kab. Timor Tengah Utara Prov. NTT yang terlibat dalam kasus pengeroyokan. Dia menegaskan benar ketiga orang itu yang kabur dari tahanan Polsek Balongbendo.
“Tembok tahanan itu tebal, kok bisa mereka lubangi. Apa mungkin mereka punya Ilmu. Yang aneh lagi kan ada petugas yang jaga saat itu. Tapi mungkin mereka tidak dengar saat mereka lubangi tembok tersebut,” imbuhnya bercanda.
Dugaan tiga tahanan kabur dari penjara Mapolsek Balongbendo tetap tidak dibenarkan oleh Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja.

Oscar menegaskan informasi tahanan kabur itu tidak benar. “Tidak benar itu” jawab singkat Oscar via sambungan Whatsapp pribadinya.
Tak hanya itu, Oscar pun mengungkapkan jika itu adalah berita hoaks. “Hoaks itu,” jawab Oscar saat ditanya sejumlah jurnalis di group Whatsapp.
Sementara itu salah satu keluarga tahanan kepada jurnalis menegaskan jika pihak keluarga tidak tahu kemana kaburnya tahanan yang terjerat kasus narkoba tersebut.
Hari Selasa pekan kemarin, keluarga menjenguk dia penjara Polsek Balongbendo. Kita tidak tahu dia kabur kemana. Keluarga tahunya dia kabur dari pemberitaan media. Saat ini pihak keluarga berusaha mencari keberadaannya yang katanya sudah tertangkap lagi itu. Pihak keluarga juga akan menanyakan ke pihak Polsek Balongbendo terkait nasib keluarganya itu.
“Hingga saat ini pihak keluarga belum mendapat pemberitahuan serta informasi terkait nasib maupun keberadaan keluarga yang terjerat kasus narkoba tersebut,” jawab salah satu keluarga tersangka.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polsek-balongbendo”]
Diberitakan sebelumnya, Ketiga tahanan yang diduga kabur tersebut, berinisial DDA (29) warga Dusun Sumotuwo 23 / 03 Desa Sumokembangsri Kec. Balongbendo, yang terjerat perkara narkotika, AW (33) warga Dusun Penambangan 18 / 04 Desa Penambangan Kec. Balongbendo, yang terjerat perkara pencurian kawat.
Dan tahanan yang ketiga adalah LNN (20) warga Desa Manufui Kec. Biboki Kab. Timor Tengah Utara Prov. NTT yang terlibat dalam kasus pengeroyokan.
Dua dari tiga tahanan yang diduga kabur tersebut berkas kasusnya sudah dinyatakan lengkap atau P21, dan satunya masih dalam tahapn penyidikan.
Akibat kasus ini, konon, beberapa petugas dari Polsek Balongbendo, menjalani pemeriksaan oleh Propam di Mapolresta Sidoarjo Rabu (1/12/2021). (isa/ted)






