Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya Fatkur Rohman menyebut porsi dana kelurahan (dankel) tahun anggaran 2022 telah ditetapkan sebesar Rp417 miliar.
Dengan alokasi tersebut, anggaran dankel banyak termakan di sektor pembangunan infrastruktur dan permakanan, sedangkan program pemberdayaan masyarakat masih minim.
Padahal menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 130 Tahun 2018, ada dua kegiatan prioritas dana kelurahan. Yakni, pembangunan sarana-prasarana di kelurahan dan pemberdayaan masyarakat.
“Khusus dana permakanan, di beberapa kelurahan mengambil porsi 30 sampai 50 persen anggaran, bisa 600 juta sampai 1,2 miliar sendiri. Oleh karena itu, Fraksi PKS mendorong pemkot agar ke depan bisa mempertimbangkan anggaran permakanan dikembalikan ke dinas sosial,” kata Fatkur Rohman saat dihubungi, Kamis (18/11/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-surabaya”]
Sehingga nantinya slot dana kelurahan dapat dipergunakan untuk program-program pemberdayaan masyarakat yang bisa bermanfaat bagi pemulihan ekonomi warga dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Usalan kami yang lain terkait dakel adalah perlu kiranya ada semacam bimbingan teknis pramusbangkel untuk para ketua RW agar mereka memiliki pemahaman yang seimbang terkait usulan pembangunan sarana-prasarana dan usulan yang bersifat pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.(asg/ted)






