Pamekasan (beritajatim.com) – Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP Deddy Eka Aprianto menerjunkan personil ke lokasi ‘pasar tumpah’ di area Pasar 17 Agustus Jl Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, Rabu (18/11/2021).
Langkah tersebut sengaja dilakukan sebagai upaya mengurai kemacetan arus lalu lintas, sekaligus dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2021 dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Coronavirus Disease 2019.
“Langkah ini sebagai bentuk respon dari laporan masyarakat, di mana di lokasi Pasar Tradisional 17 Agustus terjadi kepadatan arus lalu lintas khususnya di ruas jalan raya,” kata Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP Deddy Eka Aprianto.
Dari itu, pihaknya menerjunkan sejumlah personil untuk siaga sekaligus mengurai kepadatan arus lalu lintas di lokasi setempat. “Saat ini memang bersamaan dengan giat Operasi Zebra Semeru 2021 yang digelar selama 14 hari kedepan, terhitung sejak Senin hingga Minggu (15-28/11/2021) mendatang,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-pamekasan”]
“Namun yang pasti, setelah petugas diterjunkan ke lokasi. Kondisi arus lalu lintas di area Pasar 17 Agustus sudah kembali lancar, termasuk juga petugas menyampaikan sosialisasi tertib lalu lintas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya.
Seperti diketahui, Operasi Zebra Semeru 2021 di wilayah hukum Polres Pamekasan, menekankan pada aspek penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 disertai dengan penindakan persuasif humanis. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas alias Kamseltibcarlantas.
Sementara Tematik pelanggaran prioritas meliputi 8 (delapan) poin berbeda, di antaranya kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor, melanggar rambu/apil dan marka jalan, serta melanggar batas kecepatan, pelanggaran melawan arus lalu lintas, pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan sabuk keselamatan, pengemudi dipengaruhi alkohol/narkotika/obat terlarang, dan R2 menggunakan knalpot bronk. [pin/kun]






