Surabaya (beritajatim.com) – Salat merupakan salah satu jenis ibadah wajib yang harus dilakukan oleh umat muslim setiap harinya. Salat menjadi ibadah pokok dan wajib ‘ain hukumnya sehingga tidak boleh ditinggalkan dan harus dilakukan dengan tata cara yang benar.
Meski gerakan-gerakan salat sudah jamak diketahui dan tampak cukup sederhana. Namun, ada hal-hal kecil yang kadang sering terlupa dan tidak kita perhatikan.
Seperti detil kecil ketika sujud di mana jari-jari kaki harus menempel di lantai seperti hendak melakukan start jongkok ketika lomba lari. Selain itu, ada juga hal-hal yang harus dihindari ketika melakukan salat.
Tidak memandang ke atas
Ketika salat hendaknya seseorang tidak melihat ke langit atau ke atas. Pandangan ketika salat tetap menatap ke bawah, tepatnya ke tempat sujud. “Hendaklah orang-orang berhenti mengangkat pandangan ke langit ketika berdoa dalam salat atau mata mereka akan tersambar” (HR. Muslim)
Tidak menengok kanan kiri
Selama aktivitas salat belum berakhir, hendaknya tidak menengok ke sana ke mari. Sebagaimana telah dijelaskan bahwa tatapan tetap menuju ke arah tempat sujud.
Aisyah pernah berkata bahwa ia pernah berkata kepada Rasulullah perihal menoleh ketika salat. Lalu, beliau pun bersabda “Ia merupakan sebuah curian yang dilakukan oleh setan terhadap salat seorang hamba” (HR. Bukhari)
Tidak mendahului imam
Jika salat dilakukan berjamaah dan posisi sedang menjadi seorang makmum yang mengikuti imam. Tentu seorang makmum tidak boleh mendahului gerakan imam. “Tidakkah seorang di antara kalian takut, Allah menjadikan kepalanya layaknya kepala keledai jika ia mengangkat kepala sebelum imam” (HR. Bukhari Muslim)
Tidak menguap ketika salat
Menguap memang salah satu bentuk reflek dari tubuh ketika sedang lelah atau mengantuk. Namun, ketika salat hendaknya hal ini sangat dihindari. “Menguap dalam salat merupakan godaan dari setan. Maka jika menguap, hendaknya tahan sekuat mungkin” (HR. Tirmidzi)
Tidak meludah
Meski tenggorokan terasa gatal, namun bukan berarti seseorang dapat meludah sembarangan. Terlebih ketika sedang salat, jangan meludah ke arah kiblat atau kanan. “Jika kalian berdiri untuk salat, sesungguhnya Allah berada di hadapannya. Maka janganlah ia meludah ke depan atau ke kanan. Hendaklah ia meludah ke sebelah kiri di bawah kaki kiri” (HR. Muslim. [fyi/tur]






