Magetan (beritajatim.com) – Dampak Cuaca Ekstrem di sejumlah wilayah Kabupaten Magetan pada hari Selasa, 9 November 2021 sekitar pukul 14.00 WIB. Hujan intensitas ringan hingga sedang disertai angin kencang sekitar pukul 14.00 – 16.00 WIB, yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Magetan mengakibatkan beberapa kejadian, antara lain sebagai berikut.
1. Kejadian Pohon tumbang jenis waru dengan lingkar pohon kurang lebih 15 cm di Dusun Claket Desa Bulugunung Kecamatan Plaosan, yang menutup sebagian jalan desa yang selanjutnya penanganan pemotongan pohon tumbang dilakukan oleh TRC-PB BPBD Kab. Magetan bersama TNI, Polri dan warga setempat, sehingga jalan desa bisa kembali dilewati secara normal.
2. Kejadian Banjir Luapan di Desa Sambirobyong Kecamatan Sidorejo, yang disebabkan oleh sampah ranting bambu yang menyumbat aliran Sungai Gong tepatnya sebelah utara Balai Desa Sambirobyong sehingga sungai tidak bisa menampung debit air yang mengakibatkan air meluap ke jalan desa dan ke sejumlah pekarangan rumah milik warga. Untuk penanganan kejadian tersebut pihak Pemerintah Desa Sambirobyong mengerahkan 1 unit alat berat berupa excavator untuk mengangkat material sampah yang menutup aliran sungai tersebut dibantu oleh TRC-PB BPBD Kab. Magetan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-magetan”]
3. Banjir Luapan di Kelurahan Tawanganom Kecamatan Magetan yang disebabkan oleh tidak mampunya sungai menampung air sehingga meluap ke jalan raya. Saat ini dalam pantauan TRC-PB BPBD Kab. Magetan dan warga setempat.
4. Kejadian Laka air di Desa Tapak RT 04 RW 01 Kecamatan Panekan, yang menelan korban an. Riyan Arta Mulya (L/10 th). Berawal dari korban bermain di saluran air disaat arus deras, sehingga korban terseret aliran air masuk kedalam gorong2, dan korban ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini Polisi melakukan olah TKP dan korban sudah berada di rumah duka.
5. Kejadian Pohon Tumbang jenis Trembesi dengan diameter pohon kurang lebih 130 cm di Lingkungan PG Purwodadi Kelurahan Pelem Kecamatan Karangrejo, yang menimpa warung milik Ibu Saleh, Tangki Tetes dan Pipa penghubung tangki tetes ke pabrik. Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magetan telah berkoordinasi dengan Kepala Keamanan Pabrik, bahwa penanganan pemotongan pohon dan pembersihan ranting akan dilakukan sendiri oleh pihak PG Purwodadi.
6. Tiang Penyangga Proyek Pembangunan Jembatan runtuh dan terbawa arus aliran Sungai Desa Bogem Kecamatan Sukomoro yang disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi. Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magetan melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan.
7. Kejadian Tanah ambles di pengerjaan Talud Sungai Gandong di Kelurahan Magetan tepatnya area Makam Leluhur Ki Mageti (belakang Kantor Kokardan). Hasil asesment dari Pusdalops-PB dan TRC – PB BPBD Kab. Magetan bahwa pasir urug dan pondasi talud ambles sepanjang 40 m yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. Pusdalops-PB BPBD Kab. Magetan melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan.
8. Kejadian Banjir Luapan di Desa Sumberdodol RT 01 RW 03 Kecamatan Panekan yang disebabkan oleh tingginya curah hujan dan beberapa material pengerjaan pembangunan sungai sehingga aliran air meluap ke jalan desa. Ketika hujan reda, luapan air juga langsung bisa surut. Namun berdampak menyisakan material yang terbawa air di jalan desa. (Sumber : Perangkat Desa Sumberdodol). Data tersebut dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan. (fiq/kun)






