Mojokerto (beritajatim.com) – Diduga aksi pembacokan di Lingkungan Balong Cangkring 1, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dilakukan oleh dua orang. Pihak kepolisian sudah mengantongi identitas dan melakukan pengejaran.
Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, diduga ada dua pelaku dalam peristiwa pembacokan tersebut. “Indikasi awal ada dua orang (pelaku). Tapi bisa berkembang, nanti melihat fakta di lapangan,” ungkapnya, Selasa (9/11/2021).
Masih kata Kapolres, pihaknya sudah sudah mengantongi identitas dari para pelaku. Saat ini, petugas melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Namun terkait motif pembacokan, pihaknya masih belum mengetahui karena masih dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Hasil penyelidikan sementara, kami belum bisa menjelaskan secara detail. Saat dimintai keterangan oleh petugas kelurga korban terkesan, korban juga belum bisa diminta keterangan karena terpengaruh minuman keras. Tapi fakta bahwa telah terjadi penganiayaan,” katanya.
Aksi pembacokan tersebut mengakibatkan korban, Sukis Eko Cahyono (67) mengalami luka serius pada dua tangan, lengan tangan dan leher. Hal tersebut yang menjadi fokus penyelidikan pihak Satreskrim Polresta Mojokerto, sejumlah barang bukti turut diamankan dari lokasi kejadian.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mojokerto”]
“Itu yang akan jadi fokus kita. Ada beberapa barang bukti yang kita temukan di TKP yang nantinya jadi petunjuk, ada pisau dapur. Kalau melihat TKP bukan sekedar penganiayaan, tapi dari analisa kita perkelahian,” pungkasnya. [tin/ted]







