Bojonegoro (beritajatim.com) – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengunjungi lokasi insiden tenggelamnya perahu penyeberangan Sungai Bengawan Solo turut Desa Semambung Kecamatan Kanor dengan Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban.
Dalam kunjungannya, Bupati Bojonegoro meminta kepada warga setempat untuk membantu tim SAR yang sedang melakukan pencarian dengan tidak berkerumun di tepian sungai. Pihaknya juga mengimbau kepada para relawan yang turut melakukan pencarian agar tetap memperhatikan keselamatan.
“Mohon ya kepada warga yang tidak berkepentingan agar tidak berkerumun di sini (sekitar lokasi kejadian), silakan kembali beraktivitas. Bantu petugas dengan doa,” pintanya, Kamis (4/11/2021).
Setelah mengunjungi petugas yang melakukan pencarian korban tenggelam, bupati kemudian mengunjungi rumah driver perahu penyeberangan yang belum ditemukan. Bupati memberikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga dan mendoakan bersama agar bisa ditemukan dengan selamat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”perahu-tenggelam-rengel”]
Sementara diketahui, pencarian korban perahu penyeberangan yang tenggelam kemarin sekitar pukul 09.30 WIB sudah ditemukan tiga orang. Satu orang ditemukan berjarak sekitar 1,38 kilometer dari tempat kejadian musibah (TKM) dengan identitas Agus Tutin warga Desa Ngandong, Kecamatan Grabakan, Kabupaten Tuban.
“Korban yang ditemukan pertama ini teridentifikasi penumpang baru yang belum dilaporkan hari pertama,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Ardhian Orianto.
Sementara korban kedua ditemukan sekitar 50 meter dari TKM pukul 13.15 WIB. Identitasnya masih proses identifikasi dengan jenis kelamin laki-laki. Serta korban ketiga ditemukan sekitar 1 km dari TKM sekitar pukul 13.42 WIB. Sementara berjenis kelamin laki-laki dengan identitas masih dalam proses identifikasi. [lus/ted]






