Surabaya (beritajatim.com) – Kerjasama media dengan instansi pendidikan memungkinkan untuk tumbuhnya modal pembelajaran baru di era disrupsi ini. Oleh karenanya, dalam kunjungannya beritajatim.com ke Universitas Nahdlatul Ulama (Unusa) membahas proyeksi kolaborasi informatif di bidang pembelajaran baru.
Saptini Darmaningrum selaku Direktur Usaha beritajatim bersama Teddy Ardianto Hendrawan selaku Redaktur Pelaksana dan Hendro D Laksono Manager IT disambut langsung oleh Rektor Unusa Profesor Dr Ir Ahmad Jazidie M Eng dan Kepala Humas dan Marketing Sukemi.
Dalam kunjungan ini Rektor Unusa menjelaskan bahwa Unusa sangat terbuka dengan sistem teknologi informasi yang berkembang saat ini termasuk kehadiran media sosial.
“Kami ini biasanya promosi menggunakan medsos dengan mengumpulkan influencer dari mahasiswa, meminta bantuan mereka bisa memberikan informasi dan mengeluarkan informasi ke publik, biasanya mereka influencer Tiktok atau Instagram yang sudah bekerjasama dengan berbagai produk,” ujar Jazidie, Rabu (3/11/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”unusa”]
Saat ini Unusa memiliki 25 influencer yang followernya diatas 5000 orang. Dengan demikian, Saptini atau yang biasa dipangil Nining, menangkap fenomena tersebut sebagai wadah kolaborasi. Sebagai kantor berita, beritajatim.com siap untuk memberikan informasi yang terbaik.
“Secara teknis, kolaborasi bisa dilakukan dengan berbagai cara, karena kami juga memiliki berbagai produk yang bisa dimanfaatkan. tetapi saat ini yang paling utama adalah saling mengenal dan memberikan manfaat,” harapnya.
Ia pun menambahkan bahwa peran media massa merupakan menyeimbang informasi yang kredible, terpercaya dan beretik sehingga kolaborasi dengan influencer bisa dilakukan juga untuk memberikan insight atau pandangan yang lebih tajam dan mendalam.
“Ya kolaborasi bisa dilakukan karena saat ini memang generasi muda butuh memiliki standar dalam penerapan beretika saat menggunakan media sosial, sehingga peran media massa bisa menjadi jalur penengah yang baik,” pungkasnya. (ted)






