Surabaya (beritajatim.com) – Bukan hanya tampang atau wajah yang menjadi seorang pria layak dicap sebagai idaman. Ada beberapa sikap dan kepribadian juga yang membentuk sehingga layak dianggap sebagai idaman. Seperti dilansir dari mainly.com berikut ini beberapa kriterianya.
Kemampuan untuk mendengarkan orang lain
Semua orang, tanpa terkecuali, punya keinginan untuk didengar. Meski berposisi sebagai lawan bicaramu yang berlainan pendapat, seorang pria yang layak dicap sebagai idaman akan lebih berusaha mendengarkan ketimbang menyela. Dengan kemampuan inilah yang menyebabkan lawan jenis bahkan semua orang bisa nyaman saat bersama pria tersebut.
Jujur dengan perasaan
Kualitas lain yang perlu Anda asah jika ingin menjadi pria idaman adalah terus bersikap jujur terhadap perasaan sendiri. Saat Anda tengah menyukai seseorang, buktikan dan perlihatkan. Begitu pun jika tidak suka, berterus terang dan jujur.
Bangga menjadi pribadi yang independen
Ada sebagian cowok yang meski sudah dewasa, namun masih berlindung pada pendapatan orang tuanya. Dan hal itu membuat perempuan sebenarnya kurang suka. Adan akan dianggap banyak perempuan jika dalam memiliki rasa bangga dengan menjadi independen. Perasaan ini yang kemudian bisa terus mendorong untuk tetap humble dan bekerja keras meski dilahirkan dari kalangan berada atau kurang berada.
Lembut dan menghormati perempuan
Meski simpel, nyata hal ini dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali didapati kasus seorang pria yang bersikap kasar dan melecehkan perempuan. Padahal, pria sejati tidak akan pernah seperti itu.
Tidak mudah tebar pesona
Perempuan biasanya suka risih dengan seorang pria yang punya kelebihan fisik ataupun pemikiran dan terus berusaha mengeksploitasi kelebihan itu. Misalnya, dengan sering tebar pesona pada banyak cewek. Hati dan matanya tidak mampu dijaga secara baik.
Beberapa kualitas, perilaku, sifat dan kebiasaan tersebut jika sudah Anda miliki maka pertahankanlah. Sebab poin tersebut tidak hanya bisa membuat Anda dicap sebagai pria idaman bagi seorang perempuan saja. Namun, juga dihormati semua kalangan, tanpa memandang gender. Bagi Anda yang masih merasa belum memiliki beberapa hal itu, teruslah berusaha untuk memperbaiki diri. [dan/esd]






