Surabaya (beritajatim.com) – Ulang tahun para selebriti korea memang selalu menarik bagi banyak penggemarnya. Mengawali bulan November, kita sudah disambut Jeong-yeon, yang menggenapi usia ke-25. Personil girl group TWICE ini diketahui lahir pada tanggal 1 November.
Berikut ini kisah perjalanan karir serta fakta menarik perempuan yang memiliki nama lengkap Yoo Jeong-yeon ini:
Profil singkat
Wanita yang sebenarnya memiliki nama asli, Yoo Kyung-wan ini lahir pada 1 November 1996 di Suwon, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan. Melansir Wikipedia, Senin (1/11/2021) Jeong-yeon memiliki dua kakak perempuan yakni Seung-yeon yang merupakan aktris, dan Seo-yeon yang bekerja sebagai pekerja kantoran.
Ayahnya merupakan seorang koki yang bekerja untuk Kim Dae-jung, mantan presiden Korea Selatan. Sedangkan ibunya memiliki usaha restoran di Jepang. Diketahui Jeong-yeon lulus dari SMA Apgujeong, sekolah yang sama dengan teman se grupnya Nayeon serta RM dan Suga BTS.
Awal debut
Melansir dari salah satu sumber, sebelum Jeong-yeon menjadi anggota TWICE, ia sudah mengikuti beberapa kelas aerobik di masa kecilnya. Ia juga tertarik pada seni pertunjukan, seperti menyanyi dan menari.
Jeong-yeon mengikuti audisi JYP ketika dia masih kecil, namun sayangnya ia tidak lolos. Tak pantang menyerah ia akhirnya kembali mengikuti audisi terbuka JYP pada Maret 2010 dan beruntungnya, kali ini ia berhasil dan mulai bergabung dengan lebel besutan Park Jin Young tersebut.
Awalnya, Jeong-yeon direncanakan melakukan debut bersama Nayeon, Sana, dan Jihyo namun grup ini akhirya dibubarkan. Ia kemudian menjadi peserta dalam acara survival bernama Sixteen yang diadakan oleh JYP Entertainment x Mnet untuk membentuk girl grup baru, TWICE. Akhirnya, Jeong-yeon sukses menjadi anggota TWICE dan melakukan debut pertama kali dengan merilis EP pertama, The Story Begins, pada Oktober 2015.
Berganti nama
Jeong-yeon memiliki kisah pilu dibalik alasan mengapa ia berganti nama. Wanita berperawakan tomboy tersebut mengaku saat masih duduk di kelas tiga sekolah dasar ia sering diejek dan kerap kali menjadi korban perundungan oleh teman-teman sekolahnya.
Hal ini karena namanya yang mirip dengan nama anak laki-laki. Akhirnya ia memilih berganti nama dan sukses dengan nama barunya tersebut hingga saat ini. [rsf/tur]






