Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, Ach. Fauzi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PLN untuk kelistrikan di Pulau Giliraja dan wilayah kepulauan lainnya.
“Saya pikir ini menjadi harapan warga Pulau Giliraja dan pulau-pulau lainnya, agar listrik segera menyala disana,” katanya, Minggu (31/10/2021).
Ia menjelaskan, khusus untuk Pulau Giliraja, ditargetkan tahun ini juga, listrik sudah akan menyala. Sedangkan untuk wilayah kepulauan lainnya, ditargetkan tuntas pada 2023.
“Kalau yang Giliraja Insya Allah tahun ini juga akan menyala. Kami sudah MoU dengan PLN. Sedangkan kepulauan lain akan diselesaikan secara bertahap, dan ditargetkan tuntas pada 2023,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sumenep”]
Kabupaten Sumenep terdiri dari 27 kecamatan. Ada 9 kecamatan di antaranya merupakan kecamatan kepulauan, yakni Kecamatan Masalembu, Sapeken, Arjasa, Kangayan, Gayam, Nonggunong, Raas, Giligenting, dan Talango.
Sebelumnya, sekitar 4 bulan lalu, sejumlah pemuda kepulauan Giliraja, Kecamatan Giligenting, Sumenep yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Giliraja (AMG) menemui Bupati, mempertanyakan realisasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di wilayah tersebut. Saat itu Bupati menyatakan bahwa serah terima operasional (STO) jaringan listrik yang telah dipasang Pemkab segera dikerjakan PLN. [tem/but]






