Surabaya (beritajatim.com) – Ketahuan tak mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan melanggar jam malam, 11 remaja terjaring operasi giat malam yang dilakukan Polsek Pabean Cantikan Surabaya, Minggu (31/10/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Hegy Renata menjelaskan, kegiatan ini merupakan sarana mengingatkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 belum selesai. Dalam giat ini mereka menyasar tempat-tempat nongkrong anak muda, tempat yang rawan tawuran dan kumpulan gang motor.
[berita-terkait number=”5″ tag=”prokes”]
“Pandemi kan belum usai, kami harap masyarakat tetap waspada, tetap patuhi prokes. Ya saya berharap masyarakat tidak terlena,” ujar Kompol Hegy.
Ke-11 orang yang terjaring lalu dibawa ke kantor Mapolsek Pabean Cantika untuk dilakukan tes Swab Antigen. Beruntung, mereka semua dinyatakan non-reaktif. “Tadi setelah tes memang reaktif, lalu kami suruh yasinan dulu. Sebagai bentuk sanksi. Toh itu juga ibadah, jadi kan baik,” imbuhnya.
Selain melakukan giat malam, Polsek Pabean Cantikan juga melakukan vaksinasi di malam hari. Hal ini mereka lakukan untuk menjangkau masyarakat yang memang tidak memiliki waktu untuk vaksin di siang hari. “Kami lakukan vaksinasi malam untuk memperluas jangkauan, karena ini bentuk pengabdian kita. Tujuannya, agar pandemi ini cepat selesai,” ujarnya.
Dari pantauan beritajatim.com, Polsek Pabean Cantikan melakukan giat malam pada pukul 23.30 WIB dan selesai pada pukul 05.00 WIB. Dalam giat itu Kapolsek juga sempat membagikan masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker di pasar-pasar. [ang/suf]






