Surabaya (beritajatim.com) – Adzan isak baru saja berkumandang ketika Kai Havertz menendang bola kick off, tanda pertandingan Chelsea lawan Norwich City dimulai. Berlaga di Stamford Bridge, Chelsea harus bertanding tanpa striker. Pasalnya, kedua striker mereka Lukaku dan Werner mengalami cedera ketika bermain di Liga Champions tengah pekan lalu.
Menggunakan formasi 3-4-3, Chelsea tetap menurunkan pemain-pemain terbaik mereka. Praktis, mereka hanya melakukan rotasi di lini serang saja. Mendy masih jadi pilihan utama di posisi kiper. Chalobah yang dalam beberapa pertandingan selalu jadi pilihan utama juga bermain bersama Silva dan Rudiger di posisi tiga bek.
Jorginho dan Kovacic kembali berduet di lini tengah didampingi Chilwell di kiri dan James di kanan. Havertz kembali dipasang menjadi flase nine, Mason Mount di sayap kanan dan Hodson-Odoi di sayap kiri.
Meski tak memiliki striker murni, Chelsea tetap menyerang sejak menit pertama. Beberapa kali umpan-umpan Jorginho dan Kovacic mampu memberikan bahaya ke lini pertahanan Norwich. Kedua gelandang ini benar-benar menjadi bos di tengah lapangan dalam pertandingan kali ini.
Dari kombinasi umpan pendek Jorginho dan Kova pula lah Chelsea berhasil mencetak gol pertama. Pertandingan baru berjalan delapan menit ketika sepakan Mount dari depan kotak pinalti mampu melesat keras ke sisi kiri gawang Tim Krul. Chelsea memimpin 1-0.
Sepuluh menit berselang, Chelsea kembali mendapatkan gol kedua. Kali ini, umpan trobosan Kovacic berhasil menemukan Odoi yang berdiri bebas di sisi kiri lapangan. Pemain yang bulan depa akan berusia 21 tahun itu langsung berlari ke kotak pinalti Norwich. Berhadapan satu lawan satu dengan Krul, Odoi mampu melepaskan tendangan ke tiang jauh untuk membawa Chelsea memimpin 2-0.
Unggul dua gol, Chelsea semakin mendominasi permainan. Pergerakan pemain mereka pun menjadi lebih cair. Bukan hanya lini depan dan tengah yang berkali-kali melakukan pergantian posisi bahkan, Rudiger pun beberapa kali berada di depan kotak pinalti dan membuat peluang. Sayang, tendangannya masih berhasil diblok pemain bertahan Norwich.
Permainan bola mereka juga sangat cair. Mereka mampu mengalirkan bola dengan baik dari tengah ke sayap juga dari sayap ke sisi sayap yang lain. Set play ini pula yang membuat mereka berhasil mendapatkan gol ketiga jelang akhir babak pertama. Bola dari sayap kiri, diumpan ke sisi kanan. Mount yang menguasai bola lalu memberikan trobosan yang tajam ke kotak pinalti.
Umpan ini berhasil dikejar oleh James yang berlari dari belakang. Ia lalu mencukil bola melewati Tim Krul yang sudah maju menutup ruang gerak James. Di babak kedua, Chelsea meneruskan dominasi mereka. Bahkan, mereka berhasil mencetak 4 gol tambahan dengan dua diantaranya dicetak oleh Mount. Bintang muda Chelsea ini pun berhasil membuat hat trick pertamanya bersama tim utama Chelsea.
Dipertandingan yang berakhir dengan skor 7-0 ini, Chelsea benar-benar mendominasi laga. Presenetase penguasaan bola mereka berada di angka 63 persen dengan jumlah tendangan mencapai 23 tendangan yang 13 diantaranya mengarah tepat ke gawang. Di pertandingan ini, mereka juga melakukan 615 umpan dengan akurasi 90 persen.
Hasil ini membuat The Blues makin kokoh di puncak kelasmen sementara dengan 22 poin dan Norwich makin terpuruk di dasar tabel. [tur/bjo]






