Surabaya (beritajatim.com) – Tak sedikit orang yang hawatir ketika memikirkan tentang masa depan. Ada yang sekadar hawatir lalu melanjutkan hidup, banyak pula yang masih terus terbayang-bayang. Sampai-sampai mereka terus mengalami overthinking.
Banyak hal yang menjadi pikiran, mulai dari karir, percintaan, keluarga dan hal lain yang masih jauh di luar kendali. Padahal kerap berpikir secara berlebihan tentu tidaklah baik bagi kesehatan mental maupun fisik.
Memikirkan dan mempersiapkan masa depan memanglah hal yang penting. Sebab, dengan mempersiapkan masa depan sejak dini, maka masa depan yang akan kita jalani bisa lebih jelas. Setidaknya dalam perencanaan. Namun, tentu saja tidak ada yang pasti jika kaitannya dengan masa depan. Sebab, ia adalah sesuatu yang tidak bisa kita kendalikan.
Sehingga, ada baiknya jika kita mempersiapkan masa depan sebaik-baiknya dengan melakukan yang terbaik hari ini. Dan menyerahkan selebihnya pada Tuhan dan apa yang terjadi besok. Sebab, jika kita terbelenggu dalam pikiran dan terus overthinking, dampa negatifnya akan lebih banyak.
Alih-alih menyiapkan dan melakukan hal yang terbaik, justru terlampau parno dengan segala kemungkinan buruk. Jika sudah seperti itu, mungkin beberapa cara berikut ini dapat dilakukan untuk mengatasi overthinking terhadap masa depan.
Sadari Fasenya
Hal utama yang perlu diketahui ialah menyadari fase overthinking itu sendiri. Jika mungkin pada malam hari atau karena adanya pembahasan sesuatu kerap membuat overthinking, tentu hal yang perlu dilakukan adalah menghindarinya.
Belajar dari masa lalu
Tidak hanya mengingat masa lalu yang terkesan buruk, namun juga belajar bagaimana agar hal tersebut tidak akan lagi terulang dan dapat membuat masa depanmu lebih bermakna. Hanya meratapi tidak akan membuat seseorang maju dan berkembang.
Jangan terlalu berekspektasi tinggi
Lakukan saja apa yang terjadi sekarang atau rencanakan untuk hari esok. Namun, bukan berarti memikirkan sesuatu yang terlampau jauh. Terlebih jika hal tersebut di luar kendali diri. Seperti halnya ketika seseorang ingin menjalin hubungan. Bukannya fokus mencari dan mendapatkan pujaan hati, justru sudah memikirkan bagaimana sikap orang tuanya nanti.
Diskusikan dengan orang lain
Setiap orang pasti juga butuh bercerita dan menyampaikan keluh kesahnya. Namun, dalam hal ini tidak hanya sekadar untuk dapat didengarkan, melainkan mencari orang lain yang mungkin dapat memberikan solusi atau jalan keluar untuk masalah yang dialami.
Terapkan Mindfulness
Mindfulness merupakan salah satu cara yang perlu dilakukan. Jenis meditasi untuk melatih fokus dengan keadaan di sekitar ini dianggap dapat mengurangi rasa emosional atau bahkan pikiran negatif yang berlebihan. [fyi/tur]






