Pamekasan (beritajatim.com) – Manajer Madura United FC, Rahmad Darmawan meminta sebuah keadilan dalam bentuk jadwal kick off BRI Liga Musim 2021, agar dibagi secara adil dan merata untuk semua tim kontestan.
Hal tersebut tidak lepas dari jadwal yang dijalani timnya yang lebih sering bermain sore, bahkan dari tujuh laga yang dijalani, hanya dua kali tim berjuluk Laskar Sape Kerrab bermain malam hari, yakni saat bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar, serta beriman imbang tanpa gol kontra PSIS Semarang.
Sekalipun pada laga pekan ke-8 Liga 1 kontra Persija Jakarta, di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jum’at (22/10/2021) besok. Digelar malam hari, tepatnya pada pukul 20:45 WIB.
“Hal ini membuat situasi dan kondisi tim menjadi berbeda, bermain sore praktis cukup menguras tenaga pemain jika dibandingkan bermain malam hari yang cuacanya lebih sejuk,” kata Rahmad Darmawan, Kamis (21/10/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”madura-united”]
Terlebih saat ini timnya tengah dituntut untuk segera kembali ke performa terbaik, apalagi saat ini mereka tercecer di posisi 11 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 8 poin dari total 21 poin maksimal dari tujuh laga yang dijalani.
Sehingga situasi bermain malam hari, tentunya bakal menjadi tantangan tersendiri bagi tim kebanggaan suporter Madura Bersatu. “Kami harap pemain tampil lebih maksimal, intensitas permainan juga harus bisa dijaga lebih baik dan konsisten,” ungkapnya.
“Dari itu kami berharap jadwal bermain sore maupun malam hari dapat dibagi secara merata dan adil untuk semua tim. Tidak hanya untuk tim-tim tertentu saja,” pungkas juru taktik yang akrab disapa Coach RD. [pin/ted]






