Mojokerto (beritajatim.com) – Program pemberdayaan masyarakat di Kota Mojokerto terus digencarkan oleh pemerintah daerah. Bertempat di Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, sebanyak 22 peserta pelatihan wirausaha baru ini dibagi tiga gelombang.
Dalam program yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoukmperindag) Kota Mojokerto, secara langsung Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berharap melalui Inkubasi Wirausaha Tas Kanvas Goni, mampu melahirkan trend kekinian dari produk-produk unggulan lokal.
[berita-terkait number=”5″ tag=”UKM”]
“Melalui inkubasi tas kanvas goni ini, diharapkan dapat membawa produk-produk unggulan lokal Kota Mojokerto lebih dikenal lagi. Sekaligus, mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Mengingat, produk-produk unggulan para UMKM/IKM/UKM kota memiliki berbagai macam model dan jenis,” ungkapnya, Kamis (21/10/2021).
Tidak hanya itu, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), dengan adanya pendampingan selama pelatihan diharapkan nantinya para peserta dapat menciptakan produk khas Bumi Majapahit yang lebih kekinian dengan mengikuti trend saat ini. Sehingga, diharakpan produk-produk tersebut dapat dinikmati dari segala usia. [tin/kun]






