Mojokerto (Beritajatim.com) – Berbagai jenis bantuan dan dukungan terus diberikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melalui program Jumat Berkah. Kali ini, Jumat (15/10/2021), bantuan permodalan diberikan bagi Para Pedagang Kaki Lima (PKL) Lanjut Usia (Lansia).
Ditemani dengan sang suami, Supriyadi Karima Syaiful, Ning Ita (sapaan akrab, red) memberikan bantuan permodalan sekaligus perbaikan rombong hingga kebutuhan jualan kepada salah satu PKL, Lik Sukartini. Tak hanya bantuan permodalan, juga menyerahkan secara langsung Nomor Induk Berusaha (NIB).
NIB yang telah diproses secara cepat dan akurat oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja (DPMPTPST Naker) tersebut diserahkan kepada lima orang warga. Pemilik usaha jamu Sati, pemilik usaha lontong lodeh Saodah, pemilik usaha sosis Sugeng Hartono.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkot-mojokerto”]
Pemilik usaha kopi ketan Lik Sukartin dan pemilik usaha gado-gado dan rujak Evi Kristanti. Melalui Program Jumat Berkah, Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini berharap, berbagai bantuan sosial tersebut dapat menguatkan ekonomi kerakyatan yang ada di Kota Mojokerto.
“Bantuan sosial baik permodalan, perbaikan hingga penyediaan perlengkapan dagang yang diberikan kepada masyarakat, dapat menguatkan ekonomi kerakyatan yang ada di Kota Mojokerto. Terlebih, pada kondisi pandemi seperti saat ini, sehingga mampu menyejahterakan masyarakat,” ungkapnya, Jumat (15/10/2021).
Ning Ita memberikan bantuan beasiswa bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan perguruan tinggi. Bantuan tersebut diserahkan dengan berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto, melalui program Satu Rumah, Satu Sarjana.
Selain memberikan bantuan sosial, Ning Ita juga menyempatkan berkunjung ke beberapa rumah lansia yang hidup seorang diri. Mereka akan memperoleh pengobatan yang dikolaborasikan dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) dengan Baznas Kota Mojokerto. [tin/kun]







