Ponorogo (beritajatim.com) – Sedikitnya akan ada 16 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) baru penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) di Ponorogo. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo Supriyadi.
Menurutnya, saat pihak Dinsos dan bank milik BUMN sedang melakukan proses penginputan data. “Ada tambahan 16 ribu KPM baru, sedang kita proses dengan BNI,” kata Supriyadi, Selasa (5/10/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”bpnt”]
Namun, Supriyadi belum tahu apakah KPM baru tersebut sudah bisa menerima bantuan di bulan Oktober ini. Jika sudah diinjek oleh bank, yang menerima BPNT nantinya bisa mencapai 95 ribu lebih KPM. “Data penerima BPNT sebelumnya ada 80 ribu, kalau ada tambahan dan sudah diinjek berarti ada 95 ribu lebih yang menerima bantuan di bulan Oktober,” katanya.
Saat ini Dinsos P3A masih menunggu transfer dari Kementerian Sosial ke para KPM. Pihaknya juga sudah memerintahkan agen-agen penyalur BPNT untuk mempersiapkan komoditas pangan yang akan diterima oleh KPM. “Kalau bulan Oktober ya pencariannya ya di bulan Oktober,” katanya.
Supriyadi mengatakan selama ini, pencairan BPNT di bumi reyog reguler di setiap bulannya. Namun, tidak untuk bulan September lalu. Pencairan pada bulan itu penyalurannya dimajukan di bulan Agustus.
“Bulan lalu tidak ada penyaluran BNPT, soalnya dimajukan pada bulan Agustus. Harusnya bulan Oktober ini lancar lagi,” pungkas mantan Kasatpol PP itu. [end/suf]






