Surabaya (beritajatim.com) – Old Trafford adalah mimpi buruk. Itulah yang dirasakan oleh semua lawan ketika bertandang ke kandang Manchester United tersebut. Namun, itu dulu. Tiga kali bermain di kandang, mereka hanya berhasil menang satu kali dan dua kali kalah.
Malam nanti, The Red Devils akan kembali bermain di Old Trafford untuk ke empat kalinya secara beruntun. Menerima tantangan dari Everton, laga ini harusnya bisa dimenangi oleh United dengan mudah. Sekali lagi, kualitas skuad mereka dipenuhi pemain bintang dan cukup mewah.
Kemenangan melawan Villareal di Champions League kamis dini hari lalu harusnya bisa meningkatkan moral para pemain United. Sekaligus memberikan motivasi lebih untuk mengembalikan keagkeran Old Trafford sebagai kandang setan merah.
Sayangnya, di pertandingan nanti malam mereka tidak akan diperkuat Maguire dan Luke Shaw yang mengalami cedera ketika melawan Aston Villa. Meski masih ada Lindelof dan Varane di bek tengah namun, peran Maguire memang masih belum bisa digantikan. Kemampuannya membawa bola dan mengirimkan umpan-umpan panjang akurat, terbukti sangat berguna ketika United melakukan penyerangan.
Alex Telles pun belum memiliki kelas seperti Shaw. Meski di pertandingan melawan Villareal Telles berhasil mencetak gol tetapi, konsistensinya belum teruji. Namun, penampilan De Gea yang sedang on fire bisa menjadi nilai tambah bagi lini pertahanan United.
Everton pun datang dengan percaya diri penuh. Di bawah komando Rafael Benitez, Everton memulai liga dengan baik hingga saat ini. Dari 6 pertandingan mereka menang 4 kali, imbang 1 kali, dan kalah 1 kali. mengoleksi 13 poin, Everton berada di posisi 5, tepat di bawah United.
Mengandalkan formasi 4-4-1-1, Everton kemungkinan besar akan bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik di pertandingan malam nanti. Apalagi, jika melihat lini serang United yang dipenuhi bintang seperti Ronaldo, Greenwood, Bruno Fernandez, akan sangat berisiko untuk meladeni United dengan strategi menyerang.
Apalagi, Everton memiliki pemain-pemain cepat seperti Iwobi, Gray, dan Townsend yang bisa dimaksimalkan dalam serangan balik dengan umpan-umpan panjang dari lini pertahanan. Kemampuan Digne dalam mengirimkan umpan silang dan situasi bola mati juga bisa menjadi solusi bagi Everton. Apalagi jika dikolaborasikan dengan kemampuan bola atas Rondon.
United sendiri kemungkinan besar akan tetap bermain dengan 4-2-3-1. Mengandalkan Lindelof, Varane, Telles, dan Wan-Bissaka di belakang, double pivot Fred dan Matic, Pogba di sayap kiri, Fernandez sebagai play maker di tengah, Greenwood di kanan, serta Ronaldo sebagai target man. Lini serang memang menjadi poin terkuat mereka. (tur/bjo)






