Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam kembali mengajak seluruh elemen masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan Coronavirus Disease 2019, sekaligus tidak terjebak informasi hoaks.
Hal tersebut disampaikan disela kegiatan peresmian Pesantren Tangguh Bencana (Santana) di Pondok Pesantren Al-Djufri Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kecamatan Pamekasan, Kamis (30/9/2021).
Dalam kesempatan tersebut, bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pamekasan, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.
Terlebih dalam peresmian Santana tersebut, juga digelar program vaksinasi yang bertujuan untuk menjaga para ulama, kiai, santri dan masyarakat agar menjaga kekebalan tubuh (herd immunity) dan terhindar dari penyebaran Covid-19.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bupati-pamekasan”]
“Karena bagaimanapun juga, sangat penting bagi kita semua untuk selalu memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Termasuk juga melakukan vaksin,” kata Bupati Badrut Tamam.
Tidak hanya itu, bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam juga mengajak masyarakat agar tidak percaya informasi hoaks khususnya seputar status vaksin.”Jadi mulai sekarang jangan lagi terjebak dan percaya hoaks atau fitnah yang beredar dan sengaja disebar oknum tertentu dan tidak bertanggung jawab,” imbaunya.
“Sebab sangat penting bagi kita semua untuk selalu menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga kesehatan bersama. Jangan percaya hoaks lagi, sebab vaksin itu halal dan aman,” tegas bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam. [pin/kun]






