Ngawi (beritajatim.com) – Warga Desa Klitik Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria warga Desa Kersoharjo Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi tewas mengambang di sungai desa setempat pada Rabu (29/9/2021). Korban adalah Taman Al Harmanto (65) yang sehari-hari bekerja sebagai pencari katak. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang saat itu hendak pergi ke sawah.
Di tengah perjalanan dia melihat ada sebuah senter tergeletak di pinggir sungai. Saat didekati ternyata ada jenazah pria itu sudah mengambang di sungai. Selanjutnya temuan itu dilaporkan kepada warga sekitar hingga polisi. Jenazah korban pun langsung dievakuasi dari dasar sungai. Korban mengalami luka pada bagian telinga dan pelipis kanannya. Diduga korban terpeleset dan terjatuh ke sungai saat berburu katak.
‘’Awalnya ada orang mau ke sawah melihat senter. Dan ada mayat terus kami datang kesini. korban masih di tengah sungai mungkin terpeleset. Korban pencari katak. Ada luka di bagian telinga dan pelipis,’’ kata Sukarno, warga setempat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ngawi”]
Terpisah, AKP Toni Hermawan Kasat Reskrim Polres Ngawi menyebut kalau pihaknya sudah melakukan visum luar. Dan tak ada kejanggalan dari kematian Taman.
‘’Kalau sementara tidak ditemukan tanda penganiayaan kalau luka bekas benturan mungkin dia jatuh terkena batu. Pekerjaan pencari katak dan tokek juga ular,’’ ungkap Toni.
Tak jauh dari korban ditemukan peralatan dan katak hasil tangkapan korban. Jenazah korban oleh polisi dilakukan visum di tempat. Tidak ditemukan bekas atau tanda mencurigakan pada tubuh korban. Korban tewas dipastikan akibat terpeleset dan terjatuh ke sungai. [fiq/but]






