Surabaya (beritajatim.com) Pada dasarnya kehidupan manusia akan terus berubah. Maka di sinilah peran kita untuk belajar. Sehingga saat memasuki fase baru akan membuat kita lebih siap dengan segala kemungkinan yang ada. Belajar setiap fase kehidupan, sejak bayi, anak-anak, remaja dan dewasa dapat menjadi bekal saat menikah dan membentuk keluarga baru.
Sebenarnya, definisi dari keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat dengan setiap anggota yang hadir dengan berbagai peranan masing-masing khususnya orang tua. Kita dapat mengatakan bahwa orang tua memiliki otoritas tertinggi di keluarga bagi anak-anaknya.
Selain itu, orang tua bertanggung jawab untuk fungsi edukasi sehingga anak memiliki kontrol internal dalam berperilaku. Bukan sebatas itu, orang tua juga mempersiapkan anak sebelum masuk dan terjun dalam lingkungan masyarakat. Maka ini menjadi hal penting bagi orang tua untuk mengetahui pola pendidikan dan pengasuhan yang tepat atau biasa disebut dengan ilmu parenting.
Sebenarnya parenting adalah ilmu mengajarkan banyak hal tentang pola pendidikan dan pengasuhan anak. Tujuan dari ilmu ini adalah menjamin jika anak-anak dalam keadaan sehat dan aman, membantu pertumbuhan menjadi produktif, serta menurunkan nilai-nilai budaya. Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, parenting adalah pola interaksi yang terjadi antara orang tua dan anak yang bertujuan untuk mendukung perkembangan fisik, emosi, sosial, intelektual, dan spiritual.
Maka saat ini, ilmu parenting memang dibutuhkan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Beberapa aktivitas parenting yang dapat dilakukan adalah memberi anak asupan nutrisi, menyampaikan arah untuk melindungi serta mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Hasil penelitian dari Universitas Brigham Young dan University of California, menunjukkan bahwa orang tua dapat membuat anak lebih besar sukses di sekolah dan kehidupan jika rutin dilibatkan dalam pekerjaan rumah dan aktif menghadiri acara sekolah. Ternyata ada banyak hal sederhana yang bisa dilakukan para orang tua dalam menerapkan ilmu parenting seperti melibatkan anak mengerjakan pekerjaan rumah dari memasak atau membersihkan rumah. Kemudian adakan waktu untuk rekreasi keluarga dengan nilai edukasi dan menyenangkan. Selain itu disiplinkan anak untuk merapikan tempat tidurnya setiap pagi dan hal sederhana yang dapat diterapkan. [prd/esd]






