Surabaya (beritajatim.com) – Liverpool nyaris kalah dari AC Milan, andaikan asuhan Jurgen Kloop itu tidak mampu membalikkan keadaan. Bertanding di depan ribuan penonton, Anfield Stadium jadi saksi pertandingan lanjutan babak grup Liga Champion Eropa 2021. Kamis dinihari (16/9), Liverpool sebagai tuan rumah berinisiatif menyerang lebih dulu.
Baru berjalan dua menit, The Reds sudah memiliki peluang lewat sepakan Naby Keita. Peluang kedua didapatkan Divock Origi, namun gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Setelah beberapa kali percobaan, skor berubah di menit-9. Eksekusi Trent Alexander-Arnold yang sempat mengenai pemain AC Milan, Fikayo Tomori tak mampu dihalau penjaga gawang, sementara waktu Liverpool unggul 1-0.
Unggul cepat, Liverpool tetap bermain agresif, The Reds tetap kekeh lakukan serangan. Sesaat usai Liverpool rayakan gol pertama, Mohamed Salah yang melakukan aksinya berhasil mendapat peluang, namun masih mampu dihalau Tomori.
Menit ke-13, drama dua belas pass terjadi. Setelah bola mengenai tangan Simon Kjaer, wasit menunjukkan titik putih. Mohamed Salah yang maju sebagai algojo, gagal menaklukkan kehebatan penjaga gawang Mike Maignan yang mampu membaca arah bola. Upaya Diogo Jota yang memanfaatkan bola rebound juga dimentahkan Maignan.
Usai Salah gagal eksekusi tendangan penalti, Milan mulai mencoba bangkit dengan penguasaan bola yang lebih lama. Liverpool yang awalnya mendominasi, tak lagi mengurung pertahanan Rossonerri.
Salah yang belum menyerah dengan keadaan, kembali curi peluang saat menit ke-30. Mike Maignan tampil dengan perkasa, setelah berhasil menepis bola yang dilepaskan Salah.
AC Milan yang sudah lama tidak mentas di Liga Champion segera menyamakan kedudukan di menit ke-43. Ante Rebic melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, ia yang begitu bebas tanpa kawalan usai menerima umpan dari Rafael Leao berhasil mengubah kedudukan satu sama.
AC Milan yang telah mengemas tujuh gelar Liga Champions, tampil dengan menantang tim tuan rumah. Rosonerri membalikkan keadaan semenit usai gol Rebic. Brahim Diaz yang menyambar bola di depan gawang hasil blok Trent Alexander-Arnold dari upaya Theo Hernandez membobol gawang Liverpool. Skor 1-2 bertahan hingga jeda minum.
Awal babak kedua, Milan nyaris tuntaskan kemenangan di Anfield Stadium. Namun sayang, gol Simon dianulir karena hakim garis menilai situasi offside sebelum gol terjadi.
Usai mendapat beberapa ancaman. The Reds pun samakan kedudukan pada menit ke-49. Salah berhasil memanfaatkan umpan matang dari Divock Origi.
Liverpool yang tampil di depan ribuan penonton, seolah tak ingin malu. Comeback akhirnya terjadi berkat gol Jordan Henderson pada menit ke-69. Tembakan first timenya guna menuntaskan peluang dari sepak pojok, tak mampu di halau Mike Maignan.
Dua klub yang sering adu gengsi di pentas tertinggi sepakbola Eropa tersebut, masih saling jual beli serangan. Beberapa peluang hadir meski skor akhir tetap jadi kemenangan Liverpool. [dan/esd]






