Surabaya (beritajatim.com) – Hampir semua hal yang kita lakukan, setiap produk yang kita gunakan, dan ke mana pun kita pergi, akan mencemari lingkungan dengan caranya sendiri. Mengemudi mencemari udara, mengirim sampah ke tempat pembuangan sampah mencemari udara dan tanah, dan menanam makanan menggunakan pupuk dan pestisida meracuni air tanah serta badan air di sekitarnya.
Salah satu cara termudah untuk mengurangi polusi adalah daur ulang. Daur ulang mengubah bahan limbah menjadi bahan dan benda baru. Ini adalah komponen ketiga dari hierarki ‘Kurangi, Gunakan Kembali, dan Daur Ulang’ dan merupakan bagian penting dari pembersihan lingkungan. Artikel ini membahas bagaimana daur ulang dapat membantu mengurangi polusi.
Bagaimana Daur Ulang Membantu Mengurangi Polusi?
1. Penurunan tingkat polusi secara keseluruhan
Menurut penelitian oleh University of Central Oklahoma, kertas daur ulang mengurangi polusi udara sebesar 73% dan polusi air sebesar 35%. Daur ulang baja mengurangi 97% limbah pertambangan yang dihasilkan melalui pembuatan sumber daya murni, dan masing-masing mengurangi 86% dan 76% polusi udara dan polusi air. Selain itu, menggunakan kaca daur ulang mengurangi limbah pertambangan sebesar 80% dan polusi udara sebesar 20%.
2. Melindungi ekosistem
Daur ulang mengurangi kebutuhan untuk menanam, memanen, dan mengekstrak bahan mentah dari bumi untuk produk tambahan. Oleh karena itu, ini mengurangi gangguan berbahaya dan kerusakan yang terjadi pada alam. Ini berarti lebih sedikit hutan yang akan ditebang, hewan liar akan lebih sedikit dirugikan atau dipindahkan, tidak ada lagi pengalihan sungai dan dengan demikian, polusi tanah, air dan udara akan berkurang. Juga jika lebih banyak plastik yang didaur ulang, semakin sedikit plastik yang masuk ke perairan laut, merusak kehidupan laut
3. Menghemat energi
Membuat produk dari bahan daur ulang membutuhkan lebih sedikit energi dibandingkan dengan membuatnya menggunakan bahan baku. Perbedaan besar dalam energi berarti lebih sedikit polusi. Misalnya, memproduksi aluminium baru dari produk lama seperti kaleng daur ulang dan foil menggunakan energi 95% lebih sedikit daripada membuatnya dari awal. Angka tersebut adalah 70% berkaitan dengan baja. Penghematan energi berarti lebih sedikit ketegangan pada jaringan listrik, yang berarti lebih sedikit karbon yang dipancarkan di pembangkit listrik sebagai akibat dari pengambilan terlalu banyak energi. (rad/tur)






