Surabaya (beritajatim.com) – Terkadang, tekanan-tekanan seperti deadline tugas kuliah, seharian lembur di kantor, atau begadang untuk pekerjaan sekolah, bisa membuat kita memiliki suasana hati kacau. Ini tentu saja hal yang wajar, karena kita tidak bisa mengontrol perasaan kita.
Hal lain yang membuat kita bad mood bisa juga karena hormon. Kadangkala kita menjadi lebih sensitive, mudah tersinggung, dan mudah marah. Tidak bisa mengontrol emosi bukan berarti kita tidak memperbaikinya. Lakukan hal-hal di bawah ini, untuk meningkatkan moodbooster.
1. Mendengarkan musik
Tak bisa dipungkiri bahwa beberapa orang tidak bisa lepas dari musik, kegiatan akan terasa lebih menyenangkan saat diiringi lantunan lagu favorit kita. Ini juga bisa dilakukan sat mood kita sedang kacau. Dengan mendengarkan musik, jumlah neuron yang terbakar di amygdala atau bagian otak yang merespon rasa taku, akan berkurang. Dengarkan lagu-lagu dengan lirik positif dan melodi yang menyenangkan.
2. Makan coklat atau ice cream
Cara ini memang sudah tidak asing dan tidak perlu diragukan lagi. Cokelat mengandung enzim polifenol yang diyakini sebagai anti stress, saat memakannya kita akan merasa bahagia seperti saat jatuh cinta. Begitu pula dengan ice cream, makan makanan manis memang dapat meningkatkan dopamine yang memiliki reaksi bahagia dan berendergi.
3. Membaca buku
Dengan melakukan kegiatan ini, pikiran kita yang tadinya berantakan bisa teralihkan dan merasa lebih tenang. Membaca buku memang sangat dianjurkan untuk membuat pikiran dan tubuh menjadi lebih rileks, apalagi saat membaca buku yang dapat membangkitkan semangat dan kegembiraan. Akan ada perspektif dan energi baru yang masuk setelah membaca buku.
4. Olahraga
Setelah seharian atau bahkan satu minggu penuh merasa suntuk, olahraga akan menjadi alternatif terbaik. Sempatkan waktu selama 30 menit untuk melakukan olahraga ringan, seperti jogging atau jalan santai sembari menghirup udara segar, atau melakukan meditasi yang menenangkan pikiran. Meskipun tidak kembali sempurna, perasaan akan menjadi lebih baik.
5. Journaling
Mungkin tidak semua orang senang melakukan kegiatan ini, tapi bukan berarti tidak bisa dicoba. Berdasarkan Journal Psychophysiology, mencatat apa yang kita pikiran akan membuat kita mengetahui emosi apa yang sedang kita rasakan, serta mencari tau apa yang memicu perasaan kita ini. Dengan begitu, terbukti bahwa melakukan journaling mampu mengembalikan mood, mengurangi rasa cemas dan depresi.
6. Tidur
Langkah terbaik yang bisa kita lakukan adalah dengan memejamkan mata lalu beristirahat sejenak. Kurang tidur juga bisa menjadi penyebab suasana hati yang buruk, selain itu bisa menyebabkan seseorang lebih sensitive dan kehilangan daya konsentrasi. Oleh sebab itu, tidur yang cukup sangat dibutuhkan agar kita kembali bangun dengan segar dan pikiran jernih.
Beberapa cara mungkin bisa kita terapkan saat sedang mengalami bad mood, atau cari cara lain, seperti hobi yang kalian suka untuk membantu mengembalikan suasana hati agar lebih baik. [mnd/esd]






