Sampang (beritajatim.com) – Sepekan terakhir, warga di Kabupaten Sampang mengeluhkan adanya penundaan jadwal vaksinasi Covid-19. Pasalnya, ketersediaan vaksin Sinovac oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat telah habis.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi membenarkan bahwa ketersediaan vaksin Sinovac di Sampang kosong. “Stok vaksin Sinovac habis, saat ini yang ada hanya vaksin Astrazeneca dan Moderna,” terangnya, Rabu (25/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksin”]
Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan vaksin, pihaknya sudah mengajukan permintaan kuota kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Kami mengajukan tambahan 5000 dosis ke Pemprov Jatim,” imbuhnya.
Agus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan Covid-19. “Kita tidak boleh abai karena pandemi ini belum berakhir,” tandasnya. [sar/suf]






