Surabaya (beritajatim.com) – Sastrawan kelahiran Madura, Kyai Faizi pernah menulis buku berjudul ‘Merusak Bumi dari Meja Makan,’ tanpa sadar manusia telah hidup menjadi masalah utama bagi bumi. Sampah yang diproduksi setiap hari tidak pernah disadari akan berdampak panjang untuk kehidupan mendatang.
Manusia sebagai makhluk hidup tentu mengkonsumsi berbagai produk, dari hal tersebut manusia pasti dan akan selalu memproduksi sampah dalam berbagai bentuknya. Oleh sebab itu penting bagi manusia melakukan manajerial sampah. Pengelolaan yang efektif menjadi sikap kesadaran untuk turut andil dalam menjaga bumi.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan dengan melakukan pemilahan sampah sejak di rumah. Pemilahan ini dapat dimulai dengan dua kategori yaitu sampah organik, dan anorganik. Pastinya, memisahkan sampah akan lebih praktis, karena bercampur dengan sampah anorganik dapat membahayakan lingkungan. Di samping itu percampuran kedua jenis sampah ini akan merepotkan, sebab berujung pada bau tidak sedap.
Sampah organik yang bisa diurai bisa dibuang pada tanah. Meski sampah organik bersifat mudah busuk namun ia tidak berbahaya saat dibuang ke tanah. Sampah organik juga memungkinkan untuk dibuat menjadi hal yang bermanfaat. Sampah organik bisa digunakan untuk membuat pupuk kompos. Sampah organik juga bisa digunakan untuk media tanam dibagian dasar.
Sementara sampah anorganik yang notabene biasanya berjenis plastik ini perlu cara ekstra dalam pemilihan. Plastik yang bisa didaur ulang dapat dikenali dari warna. Warna plastik yang bening, dan tembus pandang lebih mudah untuk di daur ulang. Sementara plastik yang memiliki lapisan lain, seperti plastik kemasan lebih sulit di daur ulang.
Plastik yang berwarna tadai dapat dimanfaatkan untuk kepentingan lain seperti dibuat bahan kerajinan, atau hal lain. Cara membuat kerajinan ini sebenarnya cukup mudah, dan bisa didapatkan tutorialnya melalui YouTube.
Sementara untuk menghemat ruang dalam penggunaan sampah plastik bisa dengan cara melipat bungkus kemasan. Melipat ini bisa menghemat banyak ruang untuk tempat sampah.
Sampah plastik penting dipisahkan karena tidak dapat didaur ulang selama ratusan, bahkan ribuan tahun. Sampah plastik sebaiknya tidak dibakar karena dapat menghasilkan gas emisi CO2 sehingga udara sekitar menjadi tidak sehat. Cara yang paling efektif memilah sampah plastik, memang dengan mengkategorisasi sesuai kebutuhan dan jenisnya. [dan/bjo]






