Ngawi (beritajatim.com) – Tingkat keterisian tempat tidur pada fasilitas layanan kesehatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Ngawi turun signifikan. Penurunan terjadi sejak sepekan kemarin. Seperti keterisian di RSUD dr Soeroto Ngawi saat ini sudah di bawah 50 persen.
Tingkat keterisian tempat tidur disejumlah rumah sakit rujukan penanganan covid-19 di Ngawi turun signifikan. Di RSUD dr Soeroto Ngawi misalnya tingkat keterisiannya sudah di bawah 50 persen. Dari 194 kapasitas tempat tidur yang ada kini hanya terpakai 53 tempat tidur saja.
Hal itu disampaikan Bupati Ngawi Ony Anwar saat mendatangi rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di RSUD dr Soeroto, Selasa (24/8/2021). Kondisi serupa juga terjadi di dua rumah sakit rujukan penanganan covid-19 lainnya di RS dr Widodo dan RS At Tin Husada Ngawi.
Penurunan signifikan terjadi sejak sepekan kemarin. Hanya saja masyarakat diminta untuk tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Fasilitas layanan kesehatan tetap disediakan mulai dari penambahan ruang hingga pembuatan oksigen generator di RSUD dr Soeroto Ngawi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-ngawi”]
‘’Memang secara data kasus covid di Ngawi penurunannya sangat signifikan. Tingkat keterisian dibeberapa rumah sakit semua dibawah 50 persen. Hanya saja kami tetap waspada. Layanan kesehatan disediakan mulai dari penambahan ruang hingga pembuatan oksigen generator. Penurunan kasus terjadi sejak seminggu yang lalu,’’ terang Ony.
Ony juga meminta masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi covid-19 dalam upaya untuk menciptakan kekebalan dari virus corona. Di Ngawi secara keseluruhan ada 7.642 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari total tersebut sebanyak 6.532 orang dilaporkan telah sembuh 781 dinyatakan meninggal dunia dan sisannya dalam perawatan. [fiq/but]






