Surabaya (beritajatim.com) – Anda mungkin tak pernah mendengar klub sepak bola Bernama Bata Putih, Surat FC, atau Maesan FC. Tetapi, mereka ada dan berkompetisi di Kediri South West League hingga hari ini. Liga tarkam ini berlangsung di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri dan juga dikenal Liga Kecamatan Mojo.
Liga tarkam ini lahir di periode pertama pandemi dan diikuti oleh 8 delapan klub amatir. Laga pembukanya digelar tangga 21 Oktober 2020 mempertemukan Ploso FC dan Giri Sari FC di Lapangan Desa Ploso. 2 Agustus 2021 lalu, mereka barusaja menyelesaikan season keduanya. Ploso FC, keluar sebagai juara.
Mereka pun memiliki turnamen tingkat umur yakni liga untuk usia di bawah 12 tahun dan di bawah usia di bawah 15 tahu. Kompetisi tarkam untuk pemain veteran pun sering digelar oleh desa atau kecamatan tertentu. Ada turnamen tarkam usia di atas 30 tahun, juga usia di atas 40 tahun.
Ketika liga sepak bola nasional belum juga bisa dilaksanakan akibat pandemi, pertandingan tarkam terus berjalan tanpa henti. Klub-klub amatir pun banyak bermunculan. Salah satunya karena banyak pekerja yang harus WFH atau kehilangan pekerjaan. Hobi bermain bola yang selama ini terkendala waktu pun menjadi kegiatan yang rutin dilakukan.
Jika tidak ada turnamen seperti Liga Kecamatan Mojo, klub-klub amatir ini biasanya melakukan pertandingan persahabatan dengan tim amatir lainnya. Pertandingan tentu tidak digelar di stadion megah dengan kapasitas tribun ribuan orang.
Lapangan-lapangan desa yang dikelilingi sawah adalah tempat mereka bertanding. Jika beruntung, mereka bisa bertanding di lapangan yang rumputnya bagus dan terawat. Penonton pun bisa datang tanpa harus membayar.
[berita-terkait number=”5″ tag=”olah-raga, sepak-bola”]
Tidak ada literatur yang valid kapan liga tarkam ini pertama muncul. Sejarahnya bisa ditarik sejauh hadirnya sepak bola di Indonesia. Di masa kolonial Belanda, pertandingan sepak bola juga biasa digelar ketika ada pasar malam atau perayaan.
Sepak bola memang olahraga yang dekat dengan masyarakat. Jika di televisi mereka hanya bisa menonton para idola dan klub bola kesayangan bermain. Maka, di tarkam mereka bisa bermain dan merasa menjadi sejago idola mereka di lapangan hijau. [tur/bjo]






