Surabaya (beritajatim).com) – Manusia memiliki sifat alamiah yaitu tidak pernah merasa puas ataupun cukup dalam menjalani kehidupan yang dimilikinya, pada dasarnya semua agama telah memberikan batasan dan tata cara agar manusia itu bisa mengelola dan menahan sendiri hasrat yang tidak pernah merasa puas itu. Salah satu cara untuk mengolah hasrat agar bisa dikendalikan adalah dengan belajar bahagia dengan cara Stoa.
Dikisahkan, pada masa lalu, ada seorang saudagar kaya raya yang sedang berada di atas kapal beserta seluruh harta bendanya. Pada suatu waktu, dia terdampar ribuan mil dari tempat asal usulnya dan juga kapal yang dia miliki serta harta benda yang dia dapat tenggelam bersama lautan.
Pada titik seperti itu, banyak manusia mengutuk dirinya dan kegagalan atas nasibnya, namun ini tidak berlaku pada Zeno dari Siprus, yang kapalnya karam dan dia terdampar di Athena, Yunani.
Alih-alih meratapi nasibnya, Zeno memilih untuk belajar tentang Socrates dan bertanya-tanya tentang kehidupan pada orang-orang yang ada di sana, yaong notabene pada masa itu, memang sedang ramai perbincangan filsafat di Atena. Pada perkembangannya, Zeno merumuskan filsafat Stoa, nama itu berasal dari barisan tiang publik yang terhias, bernama Stoa Polikie. Ajaran utama yang diberikan oleh Zeno adalah kebajikan, toleransi dan kebajikan serta kemuliaan.
Dewasa ini, Stoa dimaknai sebagai seseorang yang bisa mengendalikan dirinya dan tidak terlarut pada emosional yang berlebihan. Inilah inti dari filsafat Stoa.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pengetahuan-populer”]
Namun jika ditelaah lebih luas, kaum Stoa adalah orang-orang yang berusaha melihat masalah dengan rasional dan memahami bahwa sebuah masalah lahir karena adanya sebab-akibat.
Orang-orang Stoa tidak pernah mengandaikan untuk tatanan masyarakat yang ideal, mereka menyadari bahwa kita memang tidak bisa mengendalikan masalah datangnya seperti apa.
Namun yang bisa dikendalikan adalah diri kita saat dihadapkan sebuah masalah, dengan begitu tidak perlu ada beban pikiran yang dalam saat menghadapi masalah, begitu cara hidup orang-orang Stoa. Tertarik? [dep/bjo]






