Mojokerto (Beritajatim.com) – Fraksi Partai NasDem DPRD Propinsi Jawa Timur mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang fokus dalam percepatan vaksinasi pekerja di sektor industri padat karya. Langkah tersebut dinilai bisa memaksimalkan hasil industri di tengah pandemi Covid-19.
Gubenur memantau langsung vaksin PT Surabaya Autocomp Indonesia (SAI) diberikan pada 7.500 orang secara bertahap, selama dua hari yakni tanggal 21 dan 22 Agustus 2021. Terbagi atas 4.000 orang pekerja PT SAI, dan 3.500 pekerja pabrik lain di wilayah Ngoro Industri Prasada (NIP), Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Anggota Komisi E dari Fraksi Partai NasDem DPRD Jatim, Suwandy Firdaus mengatakan, dalam sepekan terakhir Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur terus melakukan percepatan vaksinasi terhadap pekerja di sektor industri padat karya yang terkategorikan esensial.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
“Kami mengapresiasi langkah tepat Gubernur Jatim yang juga fokus vaksinasi terhadap industri padat karya. Ini sangat dibutuhkan di sektor industri. Ini tentu sangat membantu perusahaan agar ekonomi segera pulih. Bahkan penurunan kapasitas produksi bisa dihindari,” katanya di sela-sela kunjungan, Senin (23/8/2021).
Sebelumnya, Minggu (15/8/2021) lalu, Gubenur juga turun ke lapangan secara langsung untuk memantau vaksinasi para pekerja sektor industri padat karya di PT Ajinomoto di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Saat itu total vaksin yang disuntikkan mencapai 7.500 dosis yang diperuntukkan para pekerja dan warga sekitar.
“Kami, Fraksi NasDem DPRD Jatim berharap, ke depannya seluruh industri padat karya dan sektor lain di Kabupaten Mojokerto bisa segera divaksin. Kami, Fraksi Partai NasDem siap mengawal vaksinasi tersebut sampai tuntas. Bahkan di Kota Mojokerto dan juga Kabupaten Jombang,” pungkasnya.
Selain di Kabupaten Mojokerto vaksinasi Covid-19 di sektor industri padat karya juga dilakukan di kawasan, Pasuruan Sidoarjo dan Gresik. Pemprov Jatim akan melanjutkan vaksinasi di seluruh sektor industri padat karya di Jawa Timur. [tin






